Hibata.id, Bone Bolango – Hamparan kain Merah Putih sepanjang 50 meter perlahan terbentang di kawasan Centerpoint Bone Bolango, Senin (3/8/2026).
Di bawah langit pagi, ratusan peserta berdiri khidmat menyaksikan simbol kebangsaan itu berkibar.
Giat ini mengawali rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bone Bolango.
Momentum itu bukan sekadar seremoni tahunan. Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menjadikannya sebagai ajakan untuk kembali menghidupkan semangat nasionalisme.
Mengingat perjuangan para pahlawan, sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.
Apel pembagian dan pembentangan Bendera Merah Putih dipimpin langsung Bupati Bone Bolango Ismet Mile, didampingi Wakil Bupati Risman Tolingguhu.
Selain itu ada sekretaris Daerah Iwan Mustapa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara, pelajar, hingga berbagai elemen masyarakat.
Bupati Ismet Mile mengatakan, setiap peringatan kemerdekaan hendaknya menjadi ruang refleksi, bukan hanya perayaan yang berlalu setiap tahun.
Menurut dia, kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia hari ini lahir dari pengorbanan panjang para pejuang yang rela mempertaruhkan jiwa dan raga demi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kesempatan mengikuti kegiatan ini adalah nikmat yang patut kita syukuri. Mari kita renungkan kembali apa yang telah kita berikan kepada negara, bagaimana kita mengabdi kepada bangsa, menjaga stabilitas daerah, serta menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Ismet Mile.
Ia menegaskan semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, hingga berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, membentangkan Merah Putih bukan hanya menghadirkan simbol kebangsaan di ruang publik.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa nilai persatuan harus tetap berdiri kokoh di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
Semangat yang sama juga disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bone Bolango, Safri Puili.
Ia menjelaskan gerakan pembagian dan pembentangan Bendera Merah Putih merupakan bagian dari upaya menanamkan kembali rasa cinta tanah air dan patriotisme kepada seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Safri, kegiatan itu dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Bone Bolango, termasuk di tingkat kecamatan, dengan melibatkan ASN, pelajar, organisasi masyarakat, hingga warga.
“Melalui gerakan ini kami ingin membangun kembali semangat cinta tanah air. Nilai-nilai Merah Putih harus terus hidup dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk kecintaan kepada Indonesia,” ujar Safri.
Pembentangan bendera sepanjang 50 meter di Centerpoint Bone Bolango pun menjadi pembuka rangkaian kegiatan HUT Ke-81 RI di daerah tersebut.
Di balik bentangan kain merah dan putih, tersimpan harapan agar semangat gotong royong, persatuan, dan pengabdian kepada bangsa terus tumbuh di tengah masyarakat.
Sebab, kemerdekaan tidak hanya dikenang melalui upacara dan simbol-simbol kebangsaan. Kemerdekaan juga hidup dalam setiap langkah masyarakat yang menjaga persatuan, bekerja untuk kemajuan daerah, dan meneruskan cita-cita para pendiri bangsa.












