Buton

150 Siswa Resmi Jadi Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Buton Tengah

×

150 Siswa Resmi Jadi Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Buton Tengah

Sebarkan artikel ini
Dr Azhari, Bupati Buton Tengah/Hibata.id
Dr Azhari, Bupati Buton Tengah/Hibata.id

Hibata.id – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, secara resmi menetapkan 150 siswa sebagai peserta angkatan pertama Sekolah Rakyat (SR) melalui Surat Keputusan Bupati Buton Tengah Nomor 443 Tahun 2025 tertanggal 26 Agustus 2025.

Para peserta akan menempuh pendidikan di tiga jenjang, yakni Sekolah Dasar Sekolah Rakyat (SDSR), Sekolah Menengah Pertama Sekolah Rakyat (SMPSR), dan Sekolah Menengah Atas Sekolah Rakyat (SMASR).

Baca Juga:  Zita Anjani: Gua Terindah di Indonesia Ada di Pulau Muna, Potensi Wisata Kelas Dunia

Seleksi dilakukan secara ketat melalui pengusulan dari Dinas Sosial Kabupaten Buton Tengah dan diverifikasi lebih lanjut oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan peserta benar-benar memenuhi syarat.

Program pendidikan Sekolah Rakyat di Buton Tengah dijadwalkan dimulai bulan depan. Inisiatif ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dengan Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Kampus B Buton Tengah.

Baca Juga:  Kabar Baik untuk Warga Buton Tengah, Pengadilan Agama Segera Beroperasi

Gagasan pendirian Sekolah Rakyat merupakan implementasi visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan inklusif.

Program ini digagas Kementerian Sosial RI dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Rektor USN Kolaka Dr. Nuriksan Halil, Ketua DPRD Buton Tengah Saal M. Haadi, serta seluruh anggota DPRD setempat.

Baca Juga:  Dorong Ekonomi Warga, Bupati Buton Tengah Wajibkan OPD Gunakan Sound System Lokal

Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak sehingga program tersebut bisa terealisasi.

“Semoga program ini berjalan lancar tanpa hambatan dan menjadi suluh penerang bagi generasi penerus di Buton Tengah,” tulis Dr Azhari melalui akun Facebook pribadinya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel