Hibata.id, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo memperkuat tata kelola data pembangunan hingga tingkat desa melalui pencanangan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, Kamis.
Pencanangan tersebut berlangsung bersamaan dengan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Ruang Dilito Bappelitbangda Kabupaten Gorontalo.
Program Desa Cantik menjadi langkah strategis pemerintah daerah melalui kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) guna meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola data yang akurat, mutakhir, dan berkelanjutan.
Pemerintah menetapkan tiga desa sebagai lokus pelaksanaan program tahun ini, yakni Desa Pantungo di Kecamatan Telaga Biru, serta Desa Tenggela dan Desa Tinelo di Kecamatan Tilango.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan bahwa kualitas data menjadi faktor utama dalam menentukan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
“Melalui Desa Cantik, pemerintah mendorong desa menjadi basis data yang kuat sehingga setiap kebijakan benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya meningkatkan literasi statistik di tingkat desa, tetapi juga mendorong perangkat desa lebih aktif mengelola dan memanfaatkan data dalam proses pengambilan keputusan.
Sofyan menilai, ketidaksesuaian data di lapangan selama ini menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan, yang berpotensi menyebabkan program tidak berjalan optimal. Oleh karena itu, penguatan data dari desa menjadi langkah penting untuk memperbaiki perencanaan secara menyeluruh.
Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BPS agar implementasi program berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Kolaborasi ini memastikan data yang dihasilkan tidak hanya akurat, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pembangunan daerah,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap penguatan tata kelola data desa mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, efektif, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Program Desa Cantik juga diarahkan menjadi fondasi dalam membangun sistem data terintegrasi, sehingga kebijakan yang diambil berbasis bukti dan analisis yang terukur.












