Hibata.id, Gorontalo – Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus meresmikan Jembatan Garuda di Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Rabu (20/05/2026)
Peresmian ini merupakan sebagai upaya memperkuat konektivitas masyarakat di wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses.
Peresmian jembatan tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI Angkatan Darat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses transportasi yang aman dan layak.
Mayjen TNI Mirza Agus mengatakan Jembatan Garuda merupakan salah satu dari 30 unit jembatan yang ditargetkan selesai pada periode Mei hingga Juni 2026.
“Ini salah satu dari 30 unit jembatan yang akan kita selesaikan pada Mei sampai Juni ini. Berdasarkan laporan terakhir, sudah 14 titik selesai, sehingga ini menjadi jembatan ke-15,” kata Mirza Agus.
Ia menjelaskan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program nasional untuk memperluas akses masyarakat di wilayah terpencil, terisolasi, dan kawasan terdepan yang membutuhkan infrastruktur penghubung.
Menurut dia, pembangunan jembatan lahir dari kebutuhan nyata masyarakat di berbagai daerah yang mengalami hambatan mobilitas, termasuk akibat kondisi geografis maupun dampak bencana alam.
“Program ini hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses yang lebih aman dan layak,” ujarnya.
Mirza menambahkan pengalaman di sejumlah daerah menjadi dasar percepatan pembangunan infrastruktur penghubung, termasuk di wilayah yang pernah mengalami gangguan akses akibat bencana.
Ia mencontohkan kondisi yang sempat terjadi di sejumlah daerah, ketika warga, termasuk pelajar, harus menghadapi medan sulit untuk beraktivitas sehari-hari.
“Kondisi seperti itu menjadi perhatian pemerintah sehingga pembangunan jembatan dipercepat di berbagai daerah,” katanya.
Sementara itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat Jembatan Garuda agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Menurut Sofyan, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat desa.
“Jembatan ini bukan sekadar penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi akses penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mendukung pertumbuhan ekonomi warga. Karena itu, mari kita jaga bersama fasilitas ini,” kata Sofyan.
Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Gorontalo, memperlancar distribusi aktivitas masyarakat, serta meningkatkan rasa aman bagi warga dan pelajar yang melintas setiap hari.













