Hibata.id, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai merevitalisasi kawasan Taman Menara di Limboto.
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan perkotaan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII Tahun 2026.
Pekerjaan revitalisasi yang telah berlangsung sekitar dua pekan kini memasuki tahap pembongkaran sejumlah fasilitas lama, termasuk panggung utama taman.
Proses tersebut menggunakan excavator mini dan dipantau langsung Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tony Junus serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Kamis.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengatakan revitalisasi kawasan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang publik yang lebih modern, nyaman, dan representatif bagi masyarakat.
“Revitalisasi ini bukan sekadar mempercantik taman, tetapi menghadirkan wajah baru pusat Kota Limboto agar lebih hidup serta memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun pengunjung,” kata Sofyan.
Ia menjelaskan proyek tersebut dikerjakan melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gorontalo.
Menurut dia, model kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya percepatan pembangunan kawasan perkotaan sekaligus mendorong optimalisasi fasilitas publik.
Salah satu elemen yang akan menjadi perhatian dalam revitalisasi itu yakni pemasangan videotron berbentuk bundar yang diproyeksikan sebagai ikon baru kawasan Menara Pakaya.
“Videotron ini diharapkan menjadi daya tarik baru sekaligus memperkuat identitas kawasan pusat kota,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo menargetkan pekerjaan utama revitalisasi dapat selesai sebelum pelaksanaan PENAS KTNA XVII Tahun 2026.
Kawasan Menara Pakaya diproyeksikan menjadi salah satu titik strategis yang akan dikunjungi ribuan peserta dari berbagai daerah selama agenda nasional tersebut berlangsung.
Selain penataan taman, pemerintah daerah juga akan melakukan pengembangan pada kawasan Menara Pakaya Tower untuk memperkuat citra Kota Limboto sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata daerah.
Dengan revitalisasi tersebut, Pemkab Gorontalo berharap kawasan pusat kota dapat menjadi ruang publik yang lebih aktif, nyaman, dan mampu meningkatkan daya tarik daerah di mata pengunjung.













