Hibata.id – Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel meminta program Pemilihan Putra Putri Islam Berprestasi (PPIB) terus dilanjutkan. Bagi dia, program tersebut bukan sekadar ajang pemilihan, melainkan bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang dapat menjadi teladan di tengah masyarakat.
Pesan itu disampaikan Indra saat memberikan pembekalan kepada finalis PPIB ke-X tingkat Kota Gorontalo 2026.
Indra menyebut PPIB memiliki nilai penting bagi Kota Gorontalo, terutama dalam menjaga karakter masyarakat yang selama ini dikenal dengan julukan Serambi Madinah.
Menurut dia, PPIB tidak hanya berkaitan dengan kegiatan keagamaan. Program tersebut juga menjadi ruang untuk membentuk generasi muda agar mampu membawa nilai-nilai positif dan memberi contoh melalui sikap serta perilaku sehari-hari.
“Ini adalah sebuah program yang sebenarnya memang sangat luar biasa,” ujar Indra.
Ia mengatakan Kota Gorontalo memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, generasi muda yang terlibat dalam PPIB diharapkan ikut mengambil peran dalam menjaga nilai tersebut.
Indra juga mengingatkan agar keberlanjutan PPIB tidak bergantung pada pergantian pemimpin. Menurut dia, program tersebut harus dipandang sebagai warisan yang terus diperjuangkan dan dikembangkan.
“Program ini tidak boleh berhenti sampai kapanpun. Pak Wali dan saya hanya diamanahkan lima tahun, tapi program ini tidak boleh berhenti,” tegasnya.
Pemerintah, kata Indra, akan terus berupaya menjaga agar PPIB dan berbagai program keagamaan lainnya dapat berjalan. Persoalan anggaran, menurut dia, tidak semestinya menjadi alasan untuk menghentikan program yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepada para finalis, Indra berpesan agar mereka tidak hanya membawa gelar dari ajang tersebut. Mereka diharapkan menjadi duta yang mampu merepresentasikan karakter dan nilai-nilai keagamaan masyarakat Kota Gorontalo dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap adik-adik nanti ini menjadi duta-duta, menjadi orang-orang pilihan Allah yang benar-benar bisa mencontohkan ke masyarakat bahwa masyarakat Kota Gorontalo itu memiliki sebuah karakter dan nilai-nilai agama yang tinggi,” tuturnya.
Indra juga menekankan pentingnya keterbukaan dan sikap kekeluargaan masyarakat Kota Gorontalo dalam menyambut siapa pun yang datang, termasuk mereka yang memiliki latar belakang agama berbeda.
Menurut dia, keramahan tersebut tidak bertentangan dengan nilai keimanan. Justru sikap terbuka dapat menjadi cara menunjukkan karakter masyarakat Kota Gorontalo sebagai Serambi Madinah.
“Justru kita welcome mereka walaupun mereka non-Muslim, tapi kita tunjukkan keimanan kita, kekeluargaan kita, karakter kita,” katanya.
Indra mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembekalan finalis PPIB ke-X tingkat Kota Gorontalo 2026. Ia berharap program tersebut terus berkembang dan melahirkan generasi muda yang mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.












