Hibata.id – Menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo bukan semata soal memahami urusan birokrasi. Jabatan ini menuntut kemampuan menghubungkan berbagai kepentingan agar roda pemerintahan berjalan efektif.
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, mengatakan figur yang nantinya dipercaya menduduki jabatan tersebut harus memiliki kemampuan komunikasi yang kuat dan mampu menjadi penghubung di antara berbagai unsur pemerintahan serta pemangku kepentingan.
Menurut Indra, Sekda memiliki posisi strategis karena berada di tengah berbagai unsur dalam pemerintahan.
“Maka dari itu, kemampuan membangun komunikasi dan menjembatani kepentingan menjadi salah satu kapasitas penting yang harus dimiliki calon Sekda,” kata Indra.
Hal itu disampaikan Indra saat memberikan sambutan dalam tahapan seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda Kota Gorontalo di JPSCPKP ASN BKN Gorontalo, Senin, 14 September 2026.
Ia mengatakan Sekda nantinya tidak hanya bertugas mengoordinasikan perangkat daerah. Lebih dari itu, Sekda harus mampu berperan sebagai integrator sekaligus katalisator dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Selain itu, yang tidak kalah penting, Sekretaris Daerah harus memiliki integritas yang tidak mudah ditawar,” ujar Indra.
Menurut dia, kompleksitas pemerintahan membuat seorang Sekda tidak bisa bekerja sendiri. Dalam menjalankan tugasnya, Sekda akan berhadapan dengan berbagai pihak yang memiliki kepentingan, kewenangan, dan perspektif yang berbeda.
“Mulai dari wali kota dan wakil wali kota, DPRD, perangkat daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dunia usaha, hingga masyarakat adalah pihak-pihak yang harus terhubung dengan jabatan ini,” katanya.
Karena itu, kata Indra, kemampuan komunikasi yang kuat diperlukan agar berbagai kepentingan tersebut dapat dikelola dan diarahkan dalam satu kebijakan pemerintahan.
Bagi dia, kemampuan membangun komunikasi bukan sekadar persoalan menyampaikan informasi. Seorang Sekda juga harus mampu memahami persoalan, mencari titik temu, dan memastikan koordinasi antarpihak tetap berjalan.
“Seorang Sekda juga harus mampu memahami persoalan, mencari titik temu, serta memastikan koordinasi antarpihak tetap berjalan,” pungkasnya.












