Kota Gorontalo

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Indra Gobel Tekankan Krisis Iklim dan Tanggung Jawab Warga

×

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Indra Gobel Tekankan Krisis Iklim dan Tanggung Jawab Warga

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, turun langsung memantau aksi bersih sungai dan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Sabtu, 13 Juni 2026. (Foto: Humas)
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, turun langsung memantau aksi bersih sungai dan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Sabtu, 13 Juni 2026. (Foto: Humas)

Hibata.id – Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, turun langsung memantau aksi bersih sungai dan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim.

Dalam kesempatan itu, Indra menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Ketua Panitia, Jamaluddin Kadir, yang dinilai konsisten menggerakkan berbagai aksi pelestarian lingkungan di Kota Gorontalo.

“Saya memberikan penghargaan yang tinggi kepada Pak Jamaluddin Kadir yang selalu hadir dan berkomitmen dalam berbagai aksi lingkungan. Kepedulian seperti inilah yang harus terus ditumbuhkan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Tempat Sampah Induk di Pasar Sentral Kota Gorontalo akan Ditata Lagi

Menurut Indra, rasa syukur terhadap nikmat Tuhan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata menjaga alam. Ia menilai, upaya kolektif saat ini masih perlu ditingkatkan.

“Kita sering mengucapkan syukur kepada Allah SWT dalam setiap kesempatan. Namun, syukur itu tidak boleh berhenti di lisan saja. Harus diwujudkan melalui aksi nyata. Jujur saja, upaya kita bersama dalam menjaga lingkungan saat ini masih belum maksimal,” katanya.

Baca Juga:  Adhan Dambea Minta ASN dan PPPK Perkuat PAD

Ia mengingatkan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum refleksi, mengingat dampak perubahan iklim kini semakin nyata dirasakan, termasuk di Kota Gorontalo.

Salah satu yang disorotnya adalah perubahan pola cuaca yang tidak menentu. Hingga pertengahan Juni, hujan masih kerap terjadi meski wilayah Gorontalo seharusnya telah memasuki musim kemarau.

Indra juga menyinggung banjir besar yang melanda Kota Gorontalo pada Juli 2024 sebagai pengingat bahwa dampak perubahan iklim semakin sulit diprediksi dan membutuhkan kesiapsiagaan bersama.

“Perubahan iklim sudah memberikan dampak yang nyata. Karena itu, kita tidak boleh lagi menganggap persoalan lingkungan sebagai hal yang sepele,” tegasnya.

Baca Juga:  Siap-Siap!, Wali Kota Adhan Akan Mulai Mutasi Pejabat di Kota Gorontalo

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa persoalan lingkungan perkotaan seperti pengelolaan sampah, kebersihan, polusi, dan drainase tidak akan terselesaikan jika hanya dibebankan kepada pemerintah.

Indra mengajak masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Ia juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup untuk memperkuat kerja-kerja lapangan dalam menjaga kebersihan kota.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kewajiban lain seperti pembayaran retribusi sampah dan kebersihan.

“Dengan begitu, upaya menjaga Kota Gorontalo tetap bersih dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel