Hibata.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyoroti lambannya penanganan persoalan lingkungan, terutama sampah yang terus dikeluhkan warga. Ia menegaskan, persoalan di lapangan tak boleh berhenti sebagai bahan rapat tanpa tindakan nyata.
Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Senin, 4 Mei 2026.
Adhan mengatakan, keluhan masyarakat terkait sampah hampir setiap hari masuk langsung kepadanya. Situasi ini, menurut dia, menjadi indikator bahwa penanganan di lapangan belum berjalan optimal.
“Keluhan masyarakat itu masuk langsung ke saya. Artinya, ini harus segera ditindaklanjuti, jangan dibiarkan,” ujar Adhan.
Ia meminta camat dan lurah lebih aktif turun ke lapangan. Kehadiran aparat, kata dia, penting untuk memastikan setiap persoalan, termasuk pengelolaan sampah, ditangani secara cepat dan konkret.
Adhan juga menyinggung kawasan strategis seperti eks Terminal 42 yang dinilai membutuhkan penataan serius, termasuk dari aspek kebersihan dan pengelolaan lingkungan.
Menurut dia, rendahnya kepekaan aparat terhadap kondisi lapangan menjadi salah satu penyebab lambannya respons terhadap masalah warga. Ia pun meminta seluruh jajaran meningkatkan koordinasi dan responsivitas agar setiap aduan masyarakat tidak berlarut-larut.













