Hibata.id – Suasana khidmat menyelimuti Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, Senin, 27 April 2026. Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, secara resmi melepas 48 jemaah calon haji asal daerah tersebut untuk musim haji 1447 Hijriah/2026.
Dalam sambutannya, Rendy menyebut keberangkatan para jemaah sebagai momentum spiritual yang sarat makna. “Ini adalah panggilan Allah SWT. Bapak dan Ibu sekalian berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan para jemaah, baik secara fisik maupun mental. Menurut dia, berbagai bimbingan yang telah diberikan oleh petugas haji harus dijadikan pedoman selama menjalani seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. “Saya yakin para jemaah telah mendapatkan bekal yang cukup. Tinggal bagaimana itu dijalankan dengan baik saat pelaksanaan nanti,” kata Rendy.
Pemerintah Kota Kotamobagu, kata dia, turut memberikan perhatian dalam bentuk bantuan transportasi lokal. Setiap jemaah menerima bantuan sebesar Rp 3,5 juta untuk mendukung kelancaran perjalanan mereka.
Rendy juga menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh jemaah. Ia berharap sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air, para jemaah senantiasa berada dalam lindungan Tuhan. “Kami semua mendoakan agar seluruh proses ibadah berjalan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.
Acara pelepasan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kotamobagu, Moh Sahran Noor Gonibala, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kotamobagu, Jamaluddin Lamato, serta Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta. Hadir pula perwakilan Forkopimda, pimpinan OPD, camat, lurah, sangadi, serta para jemaah calon haji.
Pelepasan ini menjadi penanda dimulainya perjalanan spiritual puluhan warga Kotamobagu menuju Tanah Suci—sebuah perjalanan yang bukan hanya fisik, tetapi juga batin.












