Hibata.id, Gorontalo – Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVIII tahun 2027 mendatang.
Keputusan tersebut disepakati dalam forum Rembug Utama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, Jumat (19/06/2026)
Penetapan Lampung menjadi salah satu keputusan strategis dalam forum tertinggi KTNA yang dihadiri perwakilan petani dan nelayan dari berbagai provinsi di Indonesia.
Forum tersebut membahas arah organisasi sekaligus merumuskan berbagai rekomendasi untuk penguatan sektor pertanian dan perikanan nasional.
Dengan keputusan itu, Lampung akan melanjutkan estafet penyelenggaraan PENAS setelah Provinsi Gorontalo menjadi tuan rumah PENAS XVII tahun 2026.
Dalam Rembug Utama KTNA, peserta juga membahas sejumlah agenda penting, antara lain penguatan kelembagaan KTNA, peningkatan kapasitas petani dan nelayan, penyusunan rekomendasi pembangunan sektor pangan, serta kesiapan daerah dalam menyelenggarakan ajang nasional tersebut.
PENAS selama ini menjadi forum strategis yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan sektor pangan dari seluruh Indonesia.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga wadah berbagi inovasi, teknologi, praktik usaha terbaik, serta pengembangan jejaring agribisnis dan perikanan.
Terpilihnya Lampung membuka tahap persiapan baru bagi provinsi tersebut untuk menyambut ribuan peserta dari berbagai daerah pada penyelenggaraan PENAS XVIII mendatang.
Sementara itu, pelaksanaan PENAS XVII di Gorontalo masih berlangsung dengan diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Berbagai agenda digelar dalam kegiatan tersebut, mulai dari temu profesi, gelar teknologi, pameran pembangunan pertanian, temu usaha agribisnis, rembug utama KTNA, hingga promosi potensi daerah.
Penyelenggaraan PENAS XVII juga menjadi momentum bagi Gorontalo untuk memperkenalkan potensi sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta ekonomi masyarakat kepada peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
KTNA berharap penetapan Lampung sebagai tuan rumah PENAS XVIII dapat memperkuat kolaborasi antarpelaku sektor pangan, memperluas pertukaran inovasi, serta mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.













