Kabar

Gebyar UMKM Gorontalo 2026 Ditutup dengan Capaian Transaksi Lampaui Target

×

Gebyar UMKM Gorontalo 2026 Ditutup dengan Capaian Transaksi Lampaui Target

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo/Hibata.id
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo. FOTO: BI/Hibata.id

Hibata.id, Bank Indonesia Gebyar UMKM 2026 di Provinsi Gorontalo ditutup dengan capaian yang menggembirakan.

Transaksi meningkat, jejaring usaha meluas, dan kepercayaan diri pelaku UMKM untuk tembus pasar yang lebih besar semakin kuat.

Sedikitnya 235 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dan mitra terlibat aktif sepanjang kegiatan.

Mereka menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari fesyen, kerajinan, olahan pangan, kopi, hingga kuliner khas yang ramai dikunjungi di area Kampung Kuliner.

Tidak hanya itu, produk pangan organik dari klaster pertanian dan pondok pesantren ikut meramaikan pameran.

Kehadiran sektor berbasis komunitas ini memperkuat ekosistem UMKM yang mengangkat nilai kearifan lokal sekaligus menjawab tren pasar yang semakin peduli pada produk berkelanjutan.

Baca Juga:  Kadis Pertanian Klarifikasi Ketidakhadiran dalam Rapat Evaluasi PAD

Penyelenggara mencatat total transaksi penjualan mencapai Rp1.153.295.500, meningkat sekitar 150 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka ini menunjukkan daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus menegaskan bahwa promosi UMKM semakin efektif dan tepat sasaran.

Di sisi lain, peluang bisnis juga terbuka melalui skema business matching dengan total kesepakatan Rp3.504.320.000.

Nilai tersebut terdiri dari kerja sama pembiayaan antara perbankan dan UMKM sebesar Rp3 miliar, serta kerja sama penjualan dengan ritel modern senilai Rp504.320.000.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana, menilai capaian ini mencerminkan kualitas dan daya saing UMKM yang terus meningkat.

“Capaian ini menunjukkan UMKM Gorontalo semakin adaptif dalam memanfaatkan momentum promosi dan akses pembiayaan. Kami melihat kualitas produk meningkat dan pelaku usaha semakin siap menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Bambang Satya.

Baca Juga:  Rantis, Gas Air Mata, dan Uang Pajak yang Membunuh

Ia menegaskan, Bank Indonesia akan terus memperkuat ekosistem UMKM melalui pendampingan, digitalisasi, serta perluasan akses pasar dan pembiayaan.

“Ke depan, sinergi dengan pemerintah daerah dan mitra strategis akan terus kami dorong agar UMKM Gorontalo bisa naik kelas dan berdaya saing, baik di pasar nasional maupun global,” katanya.

Selain transaksi dan kerja sama bisnis, Gebyar UMKM 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif.

Mulai dari seminar nasional wastra yang membahas tren warna menuju pasar global berbasis keberlanjutan, talkshow kopi tentang prospek industri nasional, hingga diskusi GreenUp UMKM yang mengangkat peran produk lokal di pasar global.

Baca Juga:  Jadwal Awal Puasa Ramadhan 2026 Menurut Muhammadiyah dan NU

Suasana semakin semarak dengan fashion show Kebaya Karawo Kartini yang melibatkan organisasi perempuan serta karya desainer lokal Gorontalo.

Beragam kompetisi juga digelar, seperti pemilihan duta UMKM, lomba inovasi pangan, lomba seni, hingga kompetisi literasi dan fotografi yang diikuti ratusan peserta.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Gebyar UMKM 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga ruang belajar dan kolaborasi.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang terus tumbuh dan berkembang.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel