Hibata.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan selama Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) dan Harvest Festival (Harfest) 2026. Sejumlah ruas jalan akan ditutup karena digunakan sebagai lokasi utama rangkaian kegiatan.
Penutupan sementara diberlakukan mulai 11 September 2026 pukul 00.01 WITA hingga 13 September 2026 pukul 24.00 WITA.
Khusus hari pelaksanaan karnaval pada Sabtu, 12 September 2026, penutupan total di ruas jalan utama berlangsung pukul 10.00 hingga 19.00 WITA. Kendaraan darurat, seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran, tetap mendapat akses melintas.
Ruas yang terdampak berada di Jalan John Ario Katili, yang sebelumnya dikenal sebagai Jalan Andalas. Kawasan penutupan membentang dari depan Grand Place Convention Center (GPCC) hingga Kantor DPRD Kota Gorontalo dan Cafe Restorasi Nasdem Gorontalo.
Masyarakat yang biasa menggunakan ruas tersebut diminta mengikuti jalur alternatif yang telah disiapkan.
Jalur Alternatif dari dan Menuju Pelabuhan
Kendaraan dari luar kota yang hendak menuju Pelabuhan Gorontalo akan diarahkan melalui Jalan GORR, Jalan Irigasi, Jalan Yusuf Hasiru, Jalan Rusli Datau, Jalan Brigjen Piola Isa, Jalan Aloei Saboe, Jalan Sultan Botutihe, Jalan Tri Brata, Jalan Jalaluddin Tantu, kemudian Jalan Mayor Dullah hingga Pelabuhan Gorontalo.
Sebaliknya, kendaraan dari Pelabuhan Gorontalo menuju luar kota diarahkan melalui Jalan Mayor Dullah, Jalan Jalaluddin Tantu, Jalan Tri Brata, Jalan Sultan Botutihe, Jalan Raja Eyato, Jalan Beringin, Jalan Rambutan, kemudian Jalan A. Wahab hingga keluar dari Kota Gorontalo.
Sementara bagi masyarakat yang biasa melintasi Jalan John Ario Katili, arus kendaraan dialihkan melalui Jalan Yusuf Hasiru, Jalan Membramo, Jalan Rusli Datau, kemudian Jalan Brigjen Piola Isa. Jalur tersebut berlaku untuk perjalanan pergi maupun pulang.
Bagi warga yang ingin menyaksikan langsung GKK 2026, panitia mengarahkan akses masuk melalui Jalan Pangeran Hidayat atau Jalan Dua Susun menuju kawasan Kantor Nasdem.
Tempat duduk bagi masyarakat juga telah disiapkan di sekitar lokasi kegiatan untuk menyaksikan rangkaian karnaval.
Satu Lajur Khusus Kendaraan Darurat
Penutupan jalan tidak berlaku sepenuhnya bagi kendaraan dalam kondisi darurat. Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan satu lajur khusus yang dapat digunakan ambulans dan mobil pemadam kebakaran.
Jalur ini disiapkan agar rekayasa lalu lintas tidak menghambat pelayanan darurat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis.
Informasi mengenai rekayasa lalu lintas juga telah disampaikan kepada rumah sakit dan puskesmas. Fasilitas kesehatan diminta menyesuaikan perjalanan kendaraan darurat selama kegiatan berlangsung.
Khusus ambulans yang membawa pasien rujukan, rumah sakit atau puskesmas diminta menyampaikan informasi rujukan setidaknya tiga jam sebelum keberangkatan.
Informasi tersebut akan menjadi dasar bagi petugas untuk menyiapkan akses dan memastikan ambulans dapat melintasi kawasan yang terdampak penutupan.
Petugas juga ditempatkan di kawasan perlimaan untuk memantau pergerakan kendaraan darurat. Jika ambulans harus melintas menuju atau melewati kawasan utama GKK, petugas akan berkoordinasi dengan tim di dalam venue.
Akses kemudian dapat segera dibuka agar ambulans melintas dengan cepat dan aman.
Dengan rekayasa lalu lintas dan jalur khusus kendaraan darurat tersebut, pelaksanaan GKK dan Harfest 2026 diharapkan tetap berlangsung aman dan tertib tanpa mengganggu mobilitas warga maupun pelayanan kesehatan.












