Hibata.id – Pengguna Jalan Andalas di depan Grand Place Convention Center (GPCC) harus mencari rute lain selama pelaksanaan Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) dan Harvest Festival 2026. Akses tersebut ditutup untuk mendukung persiapan hingga pelaksanaan kegiatan pada 11-13 September 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang terdampak pengaturan lalu lintas tersebut.
“Mohon maaf kepada seluruh pengguna jalan,” kata Sultan saat meninjau kesiapan lokasi GKK 2026 di GPCC dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya, Kamis, 10 September 2026.
Menurut Sultan, penutupan jalan tidak terhindarkan karena pekerjaan persiapan masih berlangsung. Sejumlah peralatan dan material harus dibongkar dan dipasang di sekitar lokasi untuk kebutuhan pembangunan panggung dan pelaksanaan acara.
Jalan Andalas yang berada tepat di depan GPCC akan ditutup selama kegiatan berlangsung. Ruas tersebut diperlukan untuk aktivitas loading sekaligus mendukung pekerjaan teknis di area panggung.
Meski akses utama ditutup, panitia menyiapkan jalur alternatif dengan lebar sekitar tiga meter untuk kebutuhan akses darurat.
Sultan mengimbau masyarakat yang biasa menggunakan Jalan Andalas agar memilih rute alternatif. Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di sekitar kawasan GPCC.
“Kami sarankan bagi para pengguna jalan yang akan melewati Jalan Andalas depan gedung GPCC untuk mencari jalur alternatif dan berhati-hati,” ujarnya.
Polisi Siapkan 150 Personel
Pengaturan lalu lintas menjadi bagian dari skema pengamanan GKK dan Harvest Festival 2026. Kepolisian telah berkoordinasi dengan panitia serta instansi terkait untuk memastikan perubahan arus lalu lintas selama festival tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Kabag Ops Polresta Gorontalo Kota, Kompol Ondang Zakaria, mengatakan pengamanan dilakukan bersama Polda Gorontalo serta Dinas Perhubungan Provinsi dan Kota Gorontalo.
“Untuk konsep pengamanan yang kami laksanakan, tentunya kami berkolaborasi dengan pihak terkait, terutama Polda, kemudian Dishub Provinsi dan Kota,” kata Ondang.
Menurut Ondang, koordinasi dengan panitia telah dilakukan sejak jauh hari. Sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat juga diberikan agar warga mengetahui ruas jalan yang terdampak kegiatan.
Ia berharap masyarakat memahami perubahan arus lalu lintas selama tiga hari pelaksanaan festival. Dengan adanya sosialisasi dan pengaturan sejak awal, penutupan jalan diharapkan tidak menghambat mobilitas warga.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak panitia, sudah sejauh-jauh hari untuk memberikan sosialisasi,” ujarnya.
Untuk pengamanan GKK 2026, kepolisian menyiapkan sekitar 150 personel. Sebanyak 50 personel berasal dari Polda Gorontalo, sedangkan 100 lainnya merupakan personel Polresta Gorontalo Kota bersama jajaran Polsek.
Personel tersebut akan ditempatkan untuk memastikan rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menghadiri festival.
Kepolisian juga mengingatkan pengunjung agar tidak membawa barang-barang yang dilarang ke lokasi kegiatan.
Masyarakat diminta mematuhi pengaturan lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Kerja sama seluruh pihak diperlukan agar GKK dan Harvest Festival 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar.












