Kabar

PETI Menggila di Pusat Ibu Kota Marisa, DPRD Desak Polres Pohuwato Bertindak Tegas

×

PETI Menggila di Pusat Ibu Kota Marisa, DPRD Desak Polres Pohuwato Bertindak Tegas

Sebarkan artikel ini
Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di jantung ibu kota Marisa,  Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. (Foto: Dok. Istw Hibata.id)
Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di jantung ibu kota Marisa,  Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. (Foto: Dok. Istw Hibata.id)

Hibata.id – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, kian tak terkendali. Maraknya PETI, bahkan hingga ke jantung ibu kota Marisa, telah mencoreng wajah daerah dan memperlihatkan lemahnya penegakan hukum.

Kegiatan ilegal ini tak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kawasan hutan lindung. Ironisnya, PETI dilakukan secara terang-terangan, bahkan di lokasi yang sangat dekat dengan pusat pemerintahan—yakni Kantor Polres Pohuwato, DPRD, hingga Kantor Bupati Pohuwato.

Scroll untuk baca berita

Di hampir seluruh kecamatan, mulai dari ujung timur hingga barat Pohuwato, aktivitas PETI terus berlangsung. Di Kecamatan Marisa, tepatnya di wilayah Desa Bulangita, Teratai, hingga Botubilotahu, tambang ilegal beroperasi secara terbuka dan diketahui aparat penegak hukum.

Baca Juga:  Inovasi AI Anti-Spam dan Anti-Scam Jadi Sorotan Perayaan 58 Tahun Indosat

Kondisi ini menunjukkan ketidakberdayaan pemerintah dan aparat dalam menindak pelanggaran yang dapat berdampak serius, termasuk potensi terjadinya bencana lingkungan seperti banjir bandang dan krisis air bersih.

Baca Juga:  Profil Djamari Chaniago, Eks Pangkostrad hingga Kepala Staf Umum TNI

Sorotan tajam pun datang dari Anggota DPRD Pohuwato, Rizal Pasuma, yang mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kapolres Pohuwato, untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Kalau aktivitas PETI sampai mengganggu sumber air bersih masyarakat, kita minta langkah tegas dari Kapolres,” ujar Rizal Pasuma usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD baru-baru ini.

Baca Juga:  PETI Dengilo Masih Beroperasi, Alat Berat Terus Menggali Bumi

Rizal, legislator dari Daerah Pemilihan Popayato dan Lemito, juga mengakui bahwa wilayahnya turut terdampak oleh aktivitas tambang ilegal tersebut. Ia menilai bahwa sejauh ini penindakan dari aparat masih lemah.

“Sudah saatnya aparat penegak hukum, khususnya Kapolres Pohuwato, menunjukkan ketegasan. Sampai saat ini, kami belum melihat tindakan nyata yang tegas terhadap pelaku PETI,” pungkasnya.