Hibata.id – Komjen Polisi Dwiyono resmi memperoleh kenaikan pangkat dan dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Penugasan tersebut ditetapkan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2134/IX/KEP./2025 tanggal 19 September 2025 dan ST/2192/IX/KEP./2025 tanggal 24 September 2025, yang diumumkan pada Senin (6/10/2025) malam.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menyebut, kenaikan pangkat sejumlah perwira tinggi merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, integritas, serta pengabdian kepada institusi dan negara.
“Kenaikan pangkat ini bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi amanah untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen dalam menjaga keamanan serta ketertiban,” ujar Sandi di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Karier dan Latar Belakang Komjen Dwiyono
Dikutip dari laman resmi Kementerian P2MI, Komjen Dwiyono dikenal sebagai perwira tinggi Polri dengan karier cemerlang, terutama di bidang intelijen dan siber. Ia merupakan putra daerah asal Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang lahir pada 23 Juni 1972.
Dwiyono menamatkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1994 dari Batalyon Tunggal Panaluan.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2002, Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) pada 2009, dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) pada 2018.
Dalam bidang akademik, Dwiyono meraih gelar Magister dari Universitas Indonesia pada 2007 dan berhasil menyelesaikan studi Doktor di Universitas Jayabaya pada 2025.
Dengan pengalamannya yang luas di kepolisian dan bidang intelijen, Dwiyono diharapkan mampu memperkuat tata kelola kelembagaan di Kementerian P2MI, khususnya dalam perlindungan dan peningkatan pelayanan terhadap pekerja migran Indonesia.
Langkah penugasan perwira tinggi Polri di kementerian strategis ini dinilai sebagai wujud sinergi antarlembaga untuk memperkuat birokrasi pemerintahan dan menjaga stabilitas nasional melalui peningkatan pelayanan publik.














