Parlemen

Adhan Dambea Geram dengan Dinas Pendidikan Provinsi, Mengapa?

×

Adhan Dambea Geram dengan Dinas Pendidikan Provinsi, Mengapa?

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I Adhan Dambea. (Foto: Humas DPRD Provinsi Gorontalo)
Anggota Komisi I Adhan Dambea. (Foto: Humas DPRD Provinsi Gorontalo)

Hibata.id – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo Adhan Dambea geram ketika pihaknya mendatangi Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, pada Selasa (25/6/2024).

Pasalnya, kedatangan mereka itu justru tidak dihadiri oleh Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Provinsi Gorontalo. Padahal, mereka ingin membahas permasalahan pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Provinsi Gorontalo.

Scroll untuk baca berita

Baca juga: Adhan Dambea Desak Pj Gubernur Gorontalo Minta Maaf, Mengapa?

Baca Juga:  Ketua Komisi III DPRD Bone Bolango Matangkan Persiapan PENAS 2026

Kondisi itu membuat Anggota Komisi I, termasuk Adhan Dambea merasa tidak dihargai dan kecewa. Parahnya lagi, terinformasi Kadis Pendidikan Provinsi Gorontalo justru hanya memilih untuk pergi meninjau banjir.

“Kami anggota DPRD Provinsi Gorontalo tidak dihargai oleh Kadis Pendidikan. Sebaliknya dirinya hanya memilih untuk pergi meninjau banjir,” kata Adhan Dambea

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo saat duduk di depan Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo. (Foto: Abdulharis/Hibata.id)
Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo saat duduk di depan Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo. (Foto: Abdulharis/Hibata.id)

Adhan Dambea bilang, akibat absennya Kadis Pendidikan Provinsi Gorontalo membuat pertemuan membahas PPDB tidak berjalan sesuai rencana. Sementara, pihaknya membawa permasalahan keluhan masyarakat yang sudah diketahui kadis.

Baca Juga:  Aspirasi Femmy Udoki: Warga Bone Bolango Terima Bantuan Ternak Sapi

Menurutnya, peninjauan banjir yang dilakukan oleh Kadis Pendidikan Provinsi Gorontalo tidak ada kaitan dengan profesinya. Katanya, sekalipun melakukan peninjauan banjir di sekolah, harusnya staf yang dikirim, bukan kadis langsung yang turun.

Baca juga: Adhan Dambea Desak Pj Gubernur Gorontalo Minta Maaf, Mengapa?

“Apa hubungannya banjir dengan Kepala Dinas. Kalau seandainya mau tinjau banjir di sekolah, cukuplah staf yang dikirim bukan dirinya yang langsung turun,” tegas Adhan

Baca Juga:  DPRD Gorontalo Jadwalkan Ulang Reses, Fokus Penyesuaian Anggaran

Adhan meminta Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin harus menindak dengan tegas perilaku Kadis Pendidikan Provinsi Gorontalo yang tidak menghargai kedatangan Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo.

“Sedangkan kami anggota dewan saja tidak diterima, apalagi masyarakat,” pungkasnya

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel