Hibata.id, Gorontalo – Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo turun langsung meninjau perkembangan pembangunan Gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di sejumlah wilayah di Gorontalo.
Dari hasil kunjungan itu, DPRD menemukan beberapa kendala yang masih menghambat percepatan pembangunan gerai koperasi, terutama soal ketersediaan lahan dan proses administrasi aset daerah.
Di Desa Helumo, Kabupaten Bone Bolango, pemerintah desa masih kesulitan menyiapkan lokasi pembangunan karena belum ada aset pemerintah yang bisa dimanfaatkan.
Di sisi lain, harga tanah di wilayah tersebut cukup tinggi karena berada di sekitar kawasan kampus.
Sementara di Kelurahan Hepuhulawa, Kabupaten Gorontalo, pembangunan gerai koperasi masih menunggu kepastian penggunaan lahan.
Pemerintah kelurahan sebelumnya telah mengusulkan pemanfaatan lahan di kawasan RS Ainun Habibie, namun hingga kini belum ada jawaban resmi dari pihak rumah sakit.
Kondisi berbeda ditemukan di Desa Buata, Kecamatan Botupingge. Lahan milik Pemerintah Provinsi Gorontalo sebenarnya sudah tersedia dan telah diajukan untuk proses hibah. Namun, proses administrasinya masih belum rampung.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menegaskan program Kopdes Merah Putih tidak boleh terhambat hanya karena persoalan administrasi.
“Program ini untuk masyarakat desa. Jangan sampai tertunda hanya karena urusan lahan. DPRD akan mendorong pemerintah daerah segera memetakan aset yang bisa digunakan. Kalau perlu, kita fasilitasi percepatan hibah atau pinjam pakai,” kata Ridwan, Minggu (10/5).
Hal senada disampaikan Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha.
Ia mengatakan DPRD akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama instansi terkait untuk mencari solusi atas kendala yang ditemukan di lapangan.
“Di Helumo memang cukup sulit karena harga tanah sudah tinggi. Di Hepuhulawa tinggal menunggu keputusan dari RS Ainun Habibie, sementara di Buata tinggal menunggu keputusan pemerintah provinsi.
Minggu depan kami akan panggil BPKAD, Biro Hukum, dan OPD terkait agar ada solusi yang jelas,” ujarnya.
Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo juga berkomitmen memperkuat koordinasi lintas instansi agar pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih bisa segera berjalan.
Program Kopdes Merah Putih sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui pembangunan gerai koperasi di setiap desa dan kelurahan di Provinsi Gorontalo.













