Hibata.id, Gorontalo – DPRD Provinsi Gorontalo memastikan pembangunan Jalan Tulabolo-Pinogu di Kabupaten Bone Bolango tetap diperjuangkan, meski belum dapat masuk dalam APBD Perubahan 2026 karena keterbatasan fiskal daerah.
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M.T. Mopili mengatakan pihaknya akan mendorong pembangunan jalan tersebut masuk dalam perencanaan APBD 2027.
“Jalan Tulabolo-Pinogu ini adalah sebuah keniscayaan yang harus kita perjuangkan. Kita harus dorong dan kita harus tuntaskan,” kata Idrus usai menerima aspirasi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dan perwakilan masyarakat, Kamis (6/8/2026).
Menurut Idrus, Jalan Tulabolo-Pinogu memiliki peran penting bagi konektivitas dan aktivitas masyarakat di Kecamatan Pinogu. Karena itu, DPRD berupaya mengawal usulan tersebut sejak tahap perencanaan hingga penganggaran.
Ia menjelaskan DPRD sebenarnya telah berusaha memasukkan program itu dalam APBD Perubahan 2026. Namun, kondisi fiskal daerah belum memungkinkan.
“Sebenarnya kami berupaya memasukkan program ini dalam APBD Perubahan. Namun karena kondisi fiskal masih terbatas, hal itu belum memungkinkan,” ujarnya.
Meski begitu, Idrus menegaskan pembahasan tidak berhenti. Pemerintah Kabupaten Bone Bolango kini diminta menyiapkan dokumen perencanaan dan kelengkapan administrasi agar usulan pembangunan jalan tersebut siap dibahas untuk APBD 2027.
“Apa yang sudah dipersiapkan Pak Sekda bersama jajaran menjadi langkah yang sangat baik. Kita dorong agar seluruh kebutuhan administrasi dan perencanaan dapat diselesaikan sehingga bisa masuk dalam pembahasan tahun anggaran 2027,” katanya.
Sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus juga memastikan dirinya bersama anggota lainnya, termasuk dua wakil dari Bone Bolango, akan mengawal aspirasi tersebut.
“Tidak usah diragukan komitmen kami di DPRD Provinsi. Apa yang menjadi kebutuhan dan harapan rakyat akan terus kami perjuangkan,” ujarnya.
Dengan persiapan dokumen dan perencanaan yang dilakukan sejak sekarang, pembangunan Jalan Tulabolo-Pinogu diharapkan dapat masuk dalam agenda penganggaran Provinsi Gorontalo pada 2027.












