Parlemen

Yeyen Dorong Karawo Gorontalo Naik Kelas lewat Inovasi Fesyen

×

Yeyen Dorong Karawo Gorontalo Naik Kelas lewat Inovasi Fesyen

Sebarkan artikel ini
Yeyeyn S. Sidiki mendorong pengrajin terus berinovasi agar karawo Gorontalo berkembang sebagai produk fesyen, ekonomi kreatif, dan ikon daerah/Hibata.id
Yeyeyn S. Sidiki mendorong pengrajin terus berinovasi agar karawo Gorontalo berkembang sebagai produk fesyen, ekonomi kreatif, dan ikon daerah/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Yeyen S. Sidiki mendorong pengembangan kain karawo agar semakin adaptif dengan tren fesyen sekaligus memiliki daya saing di pasar nasional hingga internasional.

Menurut Yeyen, inovasi menjadi salah satu kunci untuk menjaga keberlanjutan karawo sebagai warisan budaya sekaligus produk ekonomi kreatif khas Gorontalo.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Indonesia Berkarawo 2026 di Gedung Grand Palace Convention Center (GPCC), Gorontalo, Sabtu (12/9/2026).

“Apapun yang terjadi, kita akan terus menggalakkan karawo Gorontalo. Ini merupakan ciri khas orang Gorontalo yang harus terus kita jaga dan kembangkan,” kata Yeyen.

Indonesia Berkarawo 2026 menampilkan beragam kreasi yang menunjukkan perkembangan penggunaan kain karawo. Sulaman khas Gorontalo tersebut tidak hanya diaplikasikan pada pakaian tradisional, tetapi juga dipadukan dengan denim, jas, gaun, dan sejumlah model busana modern.

Baca Juga:  Serap Aspirasi Warga, DPRD Provinsi Gorontalo Gelar 'Kopi Lolango'

Yeyen menilai perkembangan tren fesyen justru dapat menjadi peluang bagi pengrajin untuk memperluas penggunaan karawo tanpa meninggalkan karakter dan identitas budaya Gorontalo.

Karena itu, ia mendorong para pengrajin terus mengeksplorasi desain, bahan, dan model yang sesuai dengan selera pasar. Inovasi tersebut dinilai penting agar karawo semakin diminati berbagai kelompok masyarakat, termasuk generasi muda.

“Untuk para pengrajin, saya berharap terus berinovasi dan menyesuaikan dengan perkembangan tren dan zaman. Jangan berhenti berkarya,” ujarnya.

Baca Juga:  Paripurna DPRD, Gubernur Sampaikan Visi Gorontalo Maju dan Sejahtera

Karawo dan peluang ekonomi kreatif

Selain memiliki nilai budaya, Yeyeyn melihat karawo mempunyai peluang untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif dan pariwisata Gorontalo.

Menurut dia, pengembangan tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, pengrajin hingga pelaku usaha.

DPRD Provinsi Gorontalo, kata dia, akan mendukung upaya pengembangan karawo melalui kebijakan maupun dukungan anggaran sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

“Kita akan suport, baik dari sisi pariwisata maupun dukungan anggaran. Yang penting bagaimana Gorontalo bisa semakin dikenal luas, sampai ke mancanegara, dengan ciri khasnya, salah satunya karawo,” katanya.

Yeyeyn berharap pengembangan desain dan perluasan pasar dapat membawa karawo semakin dikenal di luar Gorontalo. Dengan begitu, karawo tidak hanya dipertahankan sebagai identitas budaya, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi pengrajin dan pelaku usaha.

Baca Juga:  Ketua DPRD Gorontalo: Penetapan 1 Ramadhan Ikuti Keputusan Pemerintah

Ia juga mengapresiasi para pengrajin yang selama ini mempertahankan tradisi sulaman karawo sekaligus menghadirkan berbagai kreasi baru.

“Selamat kepada para pengrajin karawo. Teruslah berkarya dan terus kembangkan karawo Gorontalo,” ujar Yeyeyn.

Pengembangan karawo melalui desain yang mengikuti kebutuhan pasar diharapkan dapat memperkuat posisinya sebagai produk ekonomi kreatif sekaligus menjadi salah satu identitas Gorontalo dalam promosi pariwisata dan budaya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel