Politik

Profil Indrawaty Gobel, Pemegang Kendali DPW NasDem Gorontalo

×

Profil Indrawaty Gobel, Pemegang Kendali DPW NasDem Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Indrawaty Gobel, Ketua DPW NasDem Gorontalo/Hibata.id
Indrawaty Gobel, Ketua DPW NasDem Gorontalo/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo Pemegang kendali Partai NasDem di Gorontalo selepas wafatnya Rachmat Gobel akhirnya terjawab.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan mandat kepada Indrawaty Gobel untuk memimpin DPW NasDem Gorontalo.

Nama Indrawaty memang lekat dengan keluarga Gobel. Ia merupakan adik kandung Rachmat Gobel.

Namun, perjalanan perempuan yang akrab disapa Kk Tiu itu tidak hanya berkutat di lingkaran keluarga.

Jauh sebelum mendapat mandat memimpin NasDem Gorontalo, Indrawaty memiliki perjalanan hidup yang cukup panjang.

Mulai dari belajar teknologi pembuatan jam tangan di Swiss, berkecimpung dalam dunia industri, hingga mendampingi perjalanan politik Rachmat Gobel di Gorontalo.

Kini, jalan panjang itu membawanya ke panggung politik dengan tanggung jawab yang lebih besar, yaitu memegang kendali partai yang sebelumnya dipimpin sang kakak.

Siapa Indrawaty Gobel?

Indrawaty Gobel lahir pada 21 Agustus 1963. Ia merupakan putri keenam pasangan almarhum Thayeb Mohammad Gobel dan almarhumah Annie Nento Olii.

Selepas menamatkan pendidikan di SMA Bulungan, Jakarta, pada 1982, Indrawaty memilih jalan yang mungkin tidak banyak ditempuh perempuan Indonesia pada masanya.

Baca Juga:  Rachmat Gobel Ungkap Alasan Tinggalkan Zona Nyaman Bisnis

Ia berangkat ke Swiss. Di sana, Indrawaty mempelajari teknologi pembuatan jam tangan selama kurang lebih dua tahun di Neuchâtel, kawasan yang memiliki sejarah panjang dalam industri horologi Swiss.

Keberangkatannya ke Swiss bukan sekadar perjalanan pendidikan. Ada gagasan besar sang ayah, Thayeb Mohammad Gobel, di balik pilihan tersebut.

Thayeb ingin membawa pengetahuan dan teknologi pembuatan jam dari Swiss ke Indonesia sekaligus merintis industri jam tangan di dalam negeri.

Sepulang dari Swiss, Indrawaty membawa pengetahuan tersebut ke Indonesia.

Pada 1985, upaya membangun industri jam tangan kemudian dikembangkan melalui kerja sama dengan industri jam Swiss ETA.

Produk itu menggunakan merek Gobel Precision dan diproduksi melalui PT Gobel Precision Co. Ltd. di Jakarta.

Namun, perjalanan bisnis tersebut menghadapi persaingan produk impor yang kuat.

Industri yang dirintis itu akhirnya tidak berkembang seperti cita-cita awal.

Perjalanan Indrawaty kemudian memasuki babak berbeda.

Turun ke Politik Gorontalo

Baca Juga:  MK Tolak Gugatan Merlan-Syamsu dalam Sengketa Pilkada Bone Bolango

Jejak Indrawaty di dunia politik Gorontalo semakin terlihat ketika Rachmat Gobel aktif membangun kekuatan Partai NasDem di daerah tersebut.

Sejak 2018, Indrawaty disebut aktif mendampingi sang kakak dalam berbagai agenda politik.

Ia tidak hanya hadir dalam kegiatan kampanye. Indrawaty juga ikut dalam konsolidasi, membangun komunikasi dengan masyarakat hingga berinteraksi dengan jaringan dan struktur NasDem di Gorontalo.

Karena itu, kemunculan namanya sebagai penerima mandat kepemimpinan DPW NasDem Gorontalo bukan sepenuhnya cerita baru.

Sebelum berada di kursi ketua, ia telah mengenal perjalanan politik yang dibangun Rachmat Gobel bersama NasDem di Gorontalo.

Bedanya, jika sebelumnya Indrawaty lebih banyak berada di sisi perjalanan politik sang kakak, kini ia berada di barisan depan.

Mandat Surya Paloh membawa Indrawaty pada tantangan yang berbeda.

Ia tidak hanya harus menjaga soliditas internal setelah NasDem Gorontalo kehilangan Rachmat Gobel, tetapi juga menghadapi pekerjaan politik untuk mempertahankan kekuatan partai di tengah dinamika politik daerah.

Sosok Rachmat Gobel sebelumnya menjadi figur sentral NasDem di Gorontalo. Karena itu, pergantian kepemimpinan memiliki arti penting bagi arah konsolidasi partai ke depan.

Baca Juga:  KPU Bone Bolango Gelar Rapat Koordinasi Analisa Data Pemilih Jelang Penetapan DPS

Indrawaty kini mendapat tugas menjaga mesin politik tersebut tetap berjalan.

Modalnya bukan hanya hubungan keluarga dengan Rachmat Gobel. Pengalamannya mendampingi berbagai agenda politik sejak 2018 membuatnya telah bersentuhan dengan struktur partai dan jaringan masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan NasDem di Gorontalo.

Namun, menjadi pendamping tentu berbeda dengan menjadi pemimpin.

Setelah menerima mandat Surya Paloh, Indrawaty akan berhadapan dengan ujian sesungguhnya, bagaimana menjaga kekuatan internal, merawat jaringan politik yang telah dibangun, sekaligus membawa NasDem Gorontalo memasuki babak baru setelah era Rachmat Gobel.

Dari Neuchâtel di Swiss, industri jam tangan hingga panggung politik Gorontalo, perjalanan Indrawaty Gobel kini sampai pada fase baru.

Kali ini, bukan lagi sekadar mendampingi perjalanan politik sang kakak. Ia mendapat mandat untuk memimpin sendiri NasDem Gorontalo.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel