Hibata.id – Isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto disebut telah mengirim surat presiden (surpres) ke DPR RI.
Dua nama jenderal bintang tiga beredar dan menjadi calon kuat pengganti Kapolri, yakni Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto.
Informasi mengenai surpres tersebut ramai diperbincangkan di kalangan politik dan keamanan.
Salah satu calon disebut dekat dengan Jenderal Listyo Sigit serta memiliki kedekatan dengan mantan Presiden Joko Widodo.
Komjen Dedi Prasetyo
Komjen Dedi Prasetyo saat ini menjabat Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).
Perwira tinggi kelahiran 26 Juli 1968 itu merupakan lulusan Akpol 1990 dan berpengalaman panjang di bidang reserse.
Sejak 5 Agustus 2025, Dedi resmi mengemban jabatan Wakapolri setelah sebelumnya menduduki posisi strategis, antara lain Irwasum Polri, Asisten SDM Kapolri, Kadiv Humas, Kapolda Kalimantan Tengah, dan Karopenmas Divhumas Polri.
Dedi yang memperistri Marta Dwi Maryani dikenal sebagai sosok dekat dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.
Kariernya dimulai dari Polda Jawa Timur pada 1991, hingga kini dipercaya sebagai Wakapolri dan Guru Besar STIK/PTIK Lemdiklat Polri.
Komjen Suyudi Ario Seto
Nama lain yang menguat adalah Komjen Suyudi Ario Seto. Ia kini menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) setelah masa jabatannya diperpanjang pada 25 Agustus 2025.












