Hibata.id – Dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Buton Tengah, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) bersama Dinas Kesehatan menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi seimbang bagi balita dan ibu hamil berisiko, Kamis (6/11/2025).
Kegiatan penyaluran PMT tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Buton Tengah, Ny. Umi Noranah Azhari, S.Pd., dan dipusatkan di Posyandu Anggrek, Lingkungan Bone, Kelurahan Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu.
Menurut Umi Noranah, program PMT menjadi bagian dari intervensi strategis pemerintah daerah untuk mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang.
“Anak-anak kita hari ini adalah wajah masa depan Buton Tengah. Memastikan mereka tumbuh sehat dan bebas dari stunting merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Umi Noranah.

Ia menekankan, masa golden age anak harus dioptimalkan dengan asupan gizi cukup dan pola makan bergizi seimbang.
“PMT hanyalah salah satu bentuk ikhtiar. Yang terpenting adalah edukasi dan kesadaran orang tua agar menerapkan pola makan sehat setiap hari di rumah,” tambahnya.
Umi Noranah juga menyoroti peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam pemantauan tumbuh kembang anak dan edukasi kesehatan masyarakat. Ia menyebut, bantuan PMT akan disalurkan merata ke seluruh Posyandu di setiap kelurahan di Buton Tengah.
Dalam kesempatan itu, ia mengimbau para ibu untuk menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga.
“Bantuan ini harus diiringi dengan kebersihan. Pastikan makanan anak terjaga, biasakan mencuci tangan pakai sabun sebelum makan, dan awali setiap kegiatan dengan doa,” pesannya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pengurus TP-PKK Kabupaten Buton Tengah, Camat Sangia Wambulu, serta kader Posyandu Kelurahan Tolandona. Sinergi lintas sektor tersebut memperkuat komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting di daerah.















