Scroll untuk baca berita
Kabar

Ribuan ASN Gorontalo Geruduk Kantor Bank SulutGo, Wajah Tommy Gobel Tampak Panik

×

Ribuan ASN Gorontalo Geruduk Kantor Bank SulutGo, Wajah Tommy Gobel Tampak Panik

Sebarkan artikel ini
Kepala Cabang Bank SulutGo Gorontalo, Tomy Gobel di belakang barikade Polisi/Hibata.id
Kepala Cabang Bank SulutGo Gorontalo, Tomy Gobel di belakang barikade Polisi/Hibata.id

Hibata.id – Suasana di depan Kantor Cabang Bank SulutGo Kota Gorontalo mendadak tegang pada Kamis (14/11/2025) pagi.

Ribuan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Gorontalo memadati area kantor.

Mereka menyuarakan aspirasi terkait pengelolaan aset daerah dan penyertaan modal pemerintah kota di bank daerah tersebut.

Sekitar 7.000 ASN ikut dalam aksi damai itu. Mereka menilai pengelolaan aset daerah yang ditempatkan di Bank SulutGo belum sepenuhnya transparan dan menuntut kejelasan penggunaan dana penyertaan modal Pemkot Gorontalo.

Baca Juga:  Drone Ungkap Aktivitas Tambang Ilegal Pohuwato, Ini Temuan Kapolda Gorontalo

Di tengah kerumunan massa, Kepala Cabang Bank SulutGo Gorontalo, Tomy Gobel, tampak keluar dari gedung untuk menemui langsung perwakilan peserta aksi.

Dengan langkah hati-hati, ia berusaha menenangkan situasi agar tetap kondusif.

“Beliau terlihat tegang, tetapi tetap berusaha tenang menyapa peserta aksi,” ujar salah satu ASN yang ikut dalam unjuk rasa itu.

Baca Juga:  Cek Sekarang! BSU 2025 Sudah Cair, Apakah Nama Anda Termasuk Penerima?

Tomy enggan memberikan banyak komentar kepada awak media terkait tuntutan ASN.

Ia hanya menegaskan bahwa pihaknya menghormati aspirasi yang disampaikan dan berharap situasi tetap damai.

Sementara itu, aparat kepolisian diterjunkan untuk menjaga keamanan di sekitar lokasi aksi.

Petugas berjaga di pintu masuk dan sepanjang jalan utama menuju kantor cabang guna mencegah terjadinya kericuhan.

Baca Juga:  Alat Berat yang Diamankan di PETI Hutan Balayo Hilang, DLHK Provinsi Bungkam

Hingga siang hari, aksi berlangsung tertib meski suasana di depan kantor Bank SulutGo masih dipenuhi ketegangan.

Para ASN berjanji akan terus mengawal persoalan ini hingga pemerintah daerah memberikan kejelasan soal penyertaan modal dan aset yang dikelola bank tersebut.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel