Scroll untuk baca berita
Buton

Batalyon Infanteri TP 870/Sangia Wambulu Resmi Diterima, Berikut Pesan Bupati Azhari

×

Batalyon Infanteri TP 870/Sangia Wambulu Resmi Diterima, Berikut Pesan Bupati Azhari

Sebarkan artikel ini
Upacara dipimpin langsung Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si./Hibata.id
Upacara dipimpin langsung Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si./Hibata.id

Hibata.id – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah mengukuhkan kehadiran pasukan pertahanan baru dengan digelarnya Upacara Tradisi Penerimaan Batalyon Infanteri (Yonif) TP 870/Sangia Wambulu di Lapangan Tolandona, Minggu (30/11/2025).

Upacara dipimpin langsung Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si., sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan keamanan dan pembangunan daerah.

Acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, termasuk Ketua DPRD Buton Tengah, Dandim 1413 Buton, Danyonif TP 870/Sangia Wambulu, Raja Buton, Wakapolres, Pj. Sekda, serta para kepala organisasi perangkat daerah.

Baca Juga:  Personel TNI AL Siap Bertugas di Buton Tengah, Pengamanan Pesisir Diperkuat

Tradisi adat Kande-Kandea turut mewarnai prosesi sebagai simbol rasa syukur dan penghormatan kepada prajurit yang bertugas.

Bupati Azhari menyampaikan bahwa pembentukan batalyon ini merupakan tindak lanjut dari program nasional mengenai penambahan satuan pertahanan.

Ia menjelaskan bahwa Yonif TP 870/Sangia Wambulu tidak hanya berfungsi sebagai kekuatan tempur, tetapi juga sebagai kompi bantuan pembangunan daerah. Pemerintah daerah telah melakukan koordinasi lintas kecamatan untuk mempersiapkan lahan pembangunan markas batalyon di Desa Waara, Kecamatan Lakudo.

Baca Juga:  Bupati Buteng Dr Azhari Bagikan 15 Ribu Paket Sembako bagi Warga Kurang Mampu

Dalam sambutannya, Azhari mengulas makna sejarah penamaan Sangia Wambulu. Sosok tersebut dikenal sebagai bangsawan Buton pada akhir abad ke-16 yang menjabat sebagai Imam Masjid Agung Keraton Kesultanan Buton sekaligus Panglima Perang di wilayah Selat Buton.

“Figur Sangia Wambulu menunjukkan keseimbangan antara pengabdian kepada negara dan pendalaman agama. Nilai ini penting untuk kita teladani,” ujar Bupati Azhari.

Ia menegaskan bahwa semangat tersebut sejalan dengan visi pembangunan Buton Tengah sebagai Kota Santri dan Kota Pendidikan.

Baca Juga:  Ketua TP-PKK Buton Tengah Tegaskan Peran Vital Kader dalam Gerakan Posyandu Aktif

Pemerintah daerah berkomitmen untuk menghadirkan generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan tanpa mengesampingkan nilai spiritual dan moral.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelepasan prajurit Yonif TP 870/Sangia Wambulu untuk melaksanakan ziarah ke makam Sangia Wambulu sebagai bentuk penghormatan sejarah dan napak tilas spiritual.

“Selamat datang Batalyon TP 870/Sangia Wambulu. Semoga keberadaannya membawa Buton Tengah semakin aman, religius, dan maju,” kata Bupati Azhari menutup sambutan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel