Hibata.id – Hujan masih turun ketika jarum jam menunjukkan pukul 04.15 WITA. Sebagian besar warga Kota Gorontalo masih terlelap.
Namun, di sekitar rumah dinas Wali Kota, dua sosok tampak bergerak perlahan sambil memegang sapu dan mengenakan jas hujan.
Pemandangan itu tertangkap kamera CCTV dan disaksikan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dari layar pemantauannya pada Rabu (7/1/2026).
Di tengah guyuran hujan, Hadidjah Igirisa dan Zulkarnain Habi tetap menjalankan tugas membersihkan lingkungan rumah dinas.

Bagi Adhan, apa yang ia lihat pagi itu bukan sekadar rutinitas kerja. Ia menilai ada tanggung jawab dan ketulusan yang jarang disadari banyak orang.
“Saya melihat mereka sudah memakai jas hujan dan tetap menyapu area rumah dinas. Padahal hujannya cukup deras,” ujar Adhan.
Rasa simpati mendorong Adhan untuk memanggil keduanya ke kantor. Ia kemudian memberikan penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan komitmen kerja yang ditunjukkan dua petugas kebersihan tersebut.
Menurutnya, keteladanan Hadidjah dan Zulkarnain menjadi cermin sederhana tentang arti tanggung jawab sebagai abdi negara.
“Tugas tetap dilaksanakan meski kondisi tidak mendukung. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo,” kata Adhan.
Ia pun mengingatkan seluruh aparatur sipil negara agar tidak menjadikan kondisi atau situasi sebagai alasan untuk mengendurkan tanggung jawab.
“Kita menerima gaji dari negara, maka sudah seharusnya kita memberikan yang terbaik untuk negara,” tegasnya.
Sementara itu, bagi Hadidjah Igirisa, bekerja di waktu subuh dalam keadaan hujan bukanlah sesuatu yang luar biasa.
Ia menganggapnya sebagai bagian dari kewajiban yang harus dijalani.
“Ini memang tugas kami sebagai petugas kebersihan. Kalau tidak bekerja, tentu kami juga tidak menerima gaji,” ujarnya dengan sederhana.
Penghargaan yang diberikan Wali Kota Gorontalo itu diharapkan mampu menumbuhkan semangat kerja dan kepedulian di kalangan pegawai pemerintah daerah.
Dari sapu dan hujan subuh, lahir pesan tentang keteladanan yang berbicara lebih kuat daripada sekadar kata-kata.













