Kota Gorontalo

Adhan Ganti Istilah “Pasukan Kuning”, Kini Resmi Jadi Pasukan Gerakan Kebersihan

×

Adhan Ganti Istilah “Pasukan Kuning”, Kini Resmi Jadi Pasukan Gerakan Kebersihan

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat bertemu dengan Pasukan Gerakan Kebersihan Kota Gorontalo. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Wali Kota Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat bertemu dengan Pasukan Gerakan Kebersihan Kota Gorontalo. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Wali Kota Kota Gorontalo, Adhan Dambea, resmi menghapus penyebutan “pasukan kuning” bagi petugas kebersihan di lingkungan pemerintah kota. Istilah itu diganti menjadi Pasukan Gerakan Kebersihan Kota Gorontalo.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung Adhan saat kegiatan rekreasi bersama 380 petugas kebersihan di Pantai Kurenai, Kabupaten Bone Bolango, Ahad, 15 Februari 2026.

“Mulai hari ini kita hilangkan istilah pasukan kuning. Kita ganti menjadi Pasukan Gerakan Kebersihan Kota Gorontalo,” ujar Adhan di hadapan para petugas.

Baca Juga:  Pemkot Gorontalo Amankan Lutfi, Pengemis Viral yang Kembali Resahkan Warga

Menurut dia, penyebutan baru itu akan digunakan dalam seluruh aktivitas resmi pemerintah kota. Nama tersebut dipilih untuk menegaskan bahwa para petugas merupakan bagian dari gerakan kebersihan yang terstruktur dan berkelanjutan, bukan sekadar simbol warna seragam.

Baca Juga:  Wali Kota Adhan Terapkan Jam Kerja Fakultatif untuk ASN Pasca Lebaran

Dalam kesempatan itu, Adhan juga menyinggung adanya edaran Menteri Dalam Negeri terkait pelaksanaan gerakan kebersihan di daerah. Pemerintah Kota Gorontalo, kata dia, akan menindaklanjuti edaran tersebut melalui kegiatan rutin.

Rencananya, gerakan kebersihan dilaksanakan setiap pekan, minimal satu jam setiap Selasa dan Jumat, dengan melibatkan perangkat wilayah hingga tingkat kelurahan. Ia menegaskan, tanggung jawab kebersihan tidak hanya berada di pundak petugas lapangan, tetapi juga camat dan lurah.

Baca Juga:  100 Masjid di Kota Gorontalo Kini Punya WiFi Gratis, Adhan: Jadikan Masjid Magnet Anak Muda

“Tidak ada pilihan. Kota Gorontalo harus bersih,” ucapnya.

Selain penggantian nama, pemerintah kota berencana memperkuat sosialisasi kepada masyarakat agar kesadaran menjaga kebersihan tumbuh dari lingkungan masing-masing.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel