Kabar

Tips Kelola Uang THR Agar Tidak Habis Seketika

×

Tips Kelola Uang THR Agar Tidak Habis Seketika

Sebarkan artikel ini
6 Langkah Cerdas Atur Keuangan di Usia 24 Tahun/Hibata.id
6 Langkah Cerdas Atur Keuangan di Usia 24 Tahun/Hibata.id

Hibata.id Pemerintah memastikan pekerja menerima tunjangan hari raya (THR) keagamaan sebesar satu bulan upah sesuai ketentuan yang berlaku.

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar pencairan THR dilakukan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri atau H-7 Lebaran 2026.

Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu pekerja memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.

Setelah dana THR diterima, pekerja diimbau untuk mengelolanya secara bijak agar manfaatnya terasa lebih lama dan tidak habis dalam waktu singkat.

Kemnaker Bagikan Tips Kelola THR

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membagikan sejumlah langkah praktis agar tunjangan hari raya dapat digunakan secara optimal. Edukasi ini disampaikan melalui kanal resmi Kemnaker sebagai bagian dari literasi keuangan bagi pekerja.

Baca Juga:  LP3G Warning Mikson Yapanto Soal Pansus Tambang hingga Aleg Main PETI

Berikut tiga strategi yang direkomendasikan:

1. Tunda Belanja, Hindari Keputusan Impulsif

Kemnaker mengingatkan pekerja agar tidak langsung membelanjakan THR begitu dana masuk ke rekening. Keputusan yang terburu-buru berisiko membuat uang habis tanpa perencanaan.

Pekerja disarankan menunggu setidaknya 48 jam sebelum membeli barang yang tidak mendesak. Masa jeda ini membantu seseorang berpikir lebih rasional dan mengevaluasi kebutuhan secara objektif.

Selain itu, membuat daftar kebutuhan atau wishlist dapat membantu menyusun prioritas belanja. Dengan cara ini, pekerja dapat membedakan antara kebutuhan utama dan keinginan sesaat.

2. Susun Skala Prioritas Penggunaan THR

Mengatur alokasi THR berdasarkan prioritas menjadi langkah penting berikutnya. Kemnaker menyarankan pekerja untuk mendahulukan kewajiban dibandingkan pengeluaran konsumtif.

Baca Juga:  Listrik Mati 24 Jam, Perekonomian Gorontalo Lumpuh Total

Urutan penggunaan THR yang direkomendasikan antara lain:

  1. Melunasi utang atau cicilan

  2. Memenuhi kebutuhan Lebaran, termasuk zakat dan sedekah

  3. Menyisihkan dana untuk tabungan dan investasi

  4. Mengalokasikan sebagian untuk kebutuhan pribadi secara terukur

Pendekatan ini membantu pekerja menjaga stabilitas keuangan setelah Lebaran usai.

3. Sisihkan untuk Tabungan dan Investasi

THR dapat menjadi momentum memperkuat kondisi finansial. Kemnaker mendorong pekerja menyisihkan sebagian dana untuk tabungan darurat maupun investasi ringan.

Sebagai gambaran, pekerja dapat mengalokasikan sekitar 30 persen untuk tabungan darurat dan 10 persen hingga 40 persen untuk instrumen investasi sesuai profil risiko masing-masing.

Baca Juga:  Young Progressive Academy: Ruang Belajar Anak Muda untuk Keadilan Sosial

Langkah ini penting mengingat kebutuhan masa depan memerlukan persiapan sejak dini. Dengan perencanaan yang tepat, THR tidak hanya habis untuk konsumsi jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan.

Literasi Keuangan Jadi Kunci

Pengelolaan tunjangan hari raya yang bijak berperan penting dalam menjaga kesehatan finansial rumah tangga. Dengan menunda belanja, menyusun prioritas, serta menyisihkan dana untuk tabungan dan investasi, pekerja dapat memanfaatkan THR Lebaran 2026 secara lebih optimal.

Perencanaan yang matang akan membantu pekerja menikmati momen Lebaran tanpa tekanan keuangan setelahnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel