Scroll untuk baca berita
Internasional

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Udara di Teheran

×

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Udara di Teheran

Sebarkan artikel ini
Ayatollah Ali Khamenei tewas/Hibata.id
Ayatollah Ali Khamenei tewas/Hibata.id

Hibata.id – Televisi pemerintah Iran mengumumkan Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan udara yang terjadi di Teheran pada Sabtu (28/2/2026). Pengumuman resmi itu disiarkan pada Minggu pagi waktu setempat dan langsung memicu perhatian dunia internasional.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Republik Islam Iran menyatakan serangan udara tersebut melibatkan militer Amerika Serikat dan Israel serta menyasar sejumlah titik strategis di ibu kota dan wilayah lain.

Scroll untuk baca berita

Waktu dan Lokasi Kejadian

Pemerintah Iran menyebut Ali Khamenei meninggal dunia di kantornya di Teheran saat serangan berlangsung. Saat itu, Khamenei disebut tengah menjalankan tugas kenegaraan.

Kompleks kepemimpinan tertinggi Iran selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi dengan pengamanan paling ketat di negara tersebut. Serangan dilaporkan menghantam beberapa fasilitas militer dan infrastruktur penting lainnya.

Baca Juga:  Serangan AS dan Israel di Minab Iran, 40 Anak Tewas di Sekolah Putri

Pemerintah Iran menilai serangan tersebut sebagai bagian dari eskalasi konflik yang berkaitan dengan isu program nuklir dan keamanan kawasan.

Siaran Resmi dan Penetapan Masa Berkabung

Dalam siaran khusus, penyiar televisi pemerintah menyampaikan konfirmasi kematian Khamenei dan menyerukan masyarakat untuk menghormati masa berkabung nasional selama 40 hari.

Pemerintah menetapkan masa duka tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap pemimpin yang menjabat sejak 1989 dan memegang peran sentral dalam sistem politik Iran.

Sejumlah pejabat tinggi Iran menyatakan negara tetap menjaga stabilitas dan memastikan roda pemerintahan berjalan sesuai konstitusi.

Baca Juga:  Ribuan Warga Malaysia Demo di Dataran Merdeka, Desak Anwar Ibrahim Mundur

Reaksi Internasional

Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, sebelumnya menyampaikan pernyataan melalui media sosial yang menyebut Khamenei telah tewas. Ia menyebut operasi militer tersebut sebagai langkah strategis dalam merespons dinamika keamanan kawasan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyatakan bahwa operasi militer menargetkan fasilitas strategis yang dinilai berkaitan dengan ancaman keamanan regional.

Hingga kini, belum ada verifikasi independen dari lembaga internasional terkait detail teknis serangan tersebut.

Dampak Politik dan Keamanan Kawasan

Kematian Ali Khamenei berpotensi membawa perubahan besar dalam struktur politik Iran. Sejak Revolusi Islam 1979, posisi Pemimpin Tertinggi memegang otoritas tertinggi dalam sistem pemerintahan, termasuk atas militer dan kebijakan luar negeri.

Baca Juga:  Indonesia dan China Teken MoU Kerja Sama Ekonomi Biru

Pengamat menilai situasi ini dapat memicu dinamika baru di internal Iran, termasuk proses suksesi kepemimpinan. Di sisi lain, ketegangan di Timur Tengah diperkirakan meningkat, terutama jika terjadi aksi balasan dari pihak terkait.

Beberapa laporan menyebutkan adanya peningkatan kewaspadaan militer di kawasan Teluk menyusul perkembangan tersebut.

Pengumuman resmi dari televisi pemerintah Iran menandai babak baru dalam sejarah politik negara tersebut. Meski demikian, komunitas internasional masih menunggu klarifikasi lanjutan dan konfirmasi independen mengenai detail peristiwa.

Perkembangan situasi keamanan dan politik di Iran serta dampaknya terhadap stabilitas Timur Tengah terus menjadi perhatian global.

 

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel