Hibata.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, menggelar layanan skrining kesehatan gratis bagi para pengemudi dan pemudik selama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Program ini menyasar sopir angkutan umum, pengemudi ojek pangkalan, hingga operator speed boat yang berperan penting dalam mobilitas masyarakat selama periode mudik.
Dinkes Buteng menyediakan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan, mulai dari penimbangan berat badan, pemeriksaan umum, pengecekan tekanan darah, hingga tes kadar gula darah.
Petugas kesehatan memberikan layanan ini untuk memastikan para pengemudi tetap dalam kondisi prima saat mengangkut penumpang.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Buteng, Hernawati, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran dan keselamatan arus mudik.
“Kami melibatkan tenaga kesehatan bersama Dinas Perhubungan, Kepolisian, TNI, dan Satpol PP agar arus mudik berjalan aman dan lancar,” kata Hernawati di Buton Tengah, Selasa.
Ia menegaskan pihaknya memprioritaskan pengemudi dengan intensitas kerja tinggi selama musim mudik.
“Sopir angkutan umum, tukang ojek, dan pengemudi speed boat menjadi fokus utama karena mereka bertanggung jawab langsung terhadap keselamatan penumpang,” ujarnya.
Selain itu, Dinkes Buteng juga membuka layanan tersebut untuk masyarakat umum yang melintas di titik pelayanan kesehatan.
“Kami juga melayani pemudik yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya selama perjalanan,” katanya.
Layanan skrining kesehatan ini telah berlangsung sejak 13 Maret 2026 dan akan terus berjalan hingga 25 Maret 2026, mengikuti periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Adapun titik layanan kesehatan tersebar di sejumlah lokasi strategis, antara lain Pos Pelayanan Terpadu Kecamatan Lakudo di Pelabuhan Wamengkoli, Pos Pelayanan Kecamatan Gu di Pasar Lombe, Pos Terpadu Kecamatan Mawasangka, serta Pos Pelayanan Kecamatan Sangiawambulu di Tolandona.
Pemerintah daerah berharap layanan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan selama perjalanan mudik serta menekan risiko kecelakaan akibat kelelahan maupun gangguan kesehatan.















