Buton

Wabup Adam Basan Turun Langsung Pimpin Penanganan ODGJ di Buton Tengah

×

Wabup Adam Basan Turun Langsung Pimpin Penanganan ODGJ di Buton Tengah

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Buton Tengah Adam Basan turun langsung melakukan pendampingan terhadap warga ODGJ di Kecamatan Gu/Hibata.id
Wakil Bupati Buton Tengah Adam Basan turun langsung melakukan pendampingan terhadap warga ODGJ di Kecamatan Gu/Hibata.id

Hibata.id – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, memperkuat penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) melalui pendekatan terpadu lintas sektor.

Wakil Bupati Buton Tengah Adam Basan turun langsung melakukan pendampingan terhadap warga ODGJ di Kecamatan Gu, Kamis (1/4/2026).

Langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan sosial bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti ODGJ.

Pemkab Buton Tengah melibatkan berbagai pihak dalam penanganan tersebut, mulai dari tenaga medis, aparat TNI/Polri, hingga partisipasi masyarakat setempat. Pendekatan kolaboratif ini bertujuan memastikan penanganan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Ketua TP-PKK Buton Tengah Tegaskan Peran Vital Kader dalam Gerakan Posyandu Aktif

Dinas Sosial (Dinsos) Buton Tengah berperan sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan program tersebut. Dinsos fokus pada rehabilitasi sosial, perlindungan, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi ODGJ, terutama yang terlantar.

Selain itu, Dinsos juga melakukan asesmen kondisi, pendampingan medis, hingga proses reintegrasi sosial agar ODGJ dapat kembali hidup layak dan diterima oleh keluarga maupun lingkungan masyarakat.

Wakil Bupati Buton Tengah Adam Basan menegaskan bahwa penanganan ODGJ tidak dapat dilakukan secara parsial.

“Penanganan ODGJ membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar hasilnya optimal dan berkelanjutan,” kata Adam Basan.

Baca Juga:  Yonif TP 870 Sangia Wambulu Gelar Kerja Bakti Bersama Warga di Buton Tengah

Ia menyebutkan sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Sosial, serta lembaga layanan seperti Sentra Meohai Kendari menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Menurut dia, kolaborasi tersebut mampu menekan berbagai persoalan sosial di masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan ODGJ.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan ODGJ mendapatkan kehidupan yang layak, aman, dan manusiawi,” ujarnya.

Adam juga menegaskan kehadiran negara dalam setiap persoalan sosial masyarakat.

“Dalam kondisi apa pun, negara harus hadir untuk memberikan solusi terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Buton Tengah mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam penanganan ODGJ dengan segera melaporkan jika menemukan kasus serupa di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Bupati Buton Tengah Tekankan Disiplin ASN Usai Libur Lebaran Idul Fitri

Adam Basan juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial melalui Sentra Meohai Kendari yang telah membantu proses penanganan tersebut.

Ia berharap penanganan dini dapat terus dilakukan guna mencegah praktik pemasungan serta meningkatkan kualitas hidup ODGJ di daerah tersebut.

“Jika ditemukan kasus serupa, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat tanpa pasung,” kata Adam Basan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel