Hibata.id – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gorontalo menegaskan pentingnya percepatan transformasi Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) hingga ke tingkat desa.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua Tim Pembina Posyandu, Maryam Sofyan Puhi, saat memberikan materi pada hari ketiga Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu untuk Kecamatan Limboto Barat dan Telaga di Grand Bukit Proja, Desa Pone, Rabu (16/4/2026).
Maryam menekankan peran strategis Tim Pembina Posyandu di semua tingkatan, mulai dari kabupaten, kecamatan, hingga desa, dalam memastikan implementasi Posyandu 6 SPM berjalan efektif.
“Transformasi Posyandu tidak lagi hanya fokus pada layanan kesehatan, tetapi sudah mencakup enam bidang pelayanan dasar. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara berjenjang hingga kader di tingkat desa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penguatan kapasitas kader menjadi kunci agar program dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan bimtek tersebut, peserta diharapkan mampu menjalankan fungsi pembinaan secara maksimal sekaligus menjadi penggerak di wilayah masing-masing.
“Peserta diharapkan dapat melakukan sosialisasi dan pembinaan secara luas kepada kader, sehingga transformasi Posyandu 6 SPM benar-benar diterapkan hingga ke desa,” kata Maryam.
Pemerintah daerah menilai penguatan peran pembina dan kader di lapangan menjadi langkah penting agar transformasi Posyandu tidak hanya berhenti sebagai program, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung.













