Kabar

Diduga Sediakan Miras, Sky Biliard Gorontalo Disegel Lagi

×

Diduga Sediakan Miras, Sky Biliard Gorontalo Disegel Lagi

Sebarkan artikel ini
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo bergerak cepat menindaklanjuti laporan adanya minuman keras (miras) di Sky Biliard. (Foto: Istw)
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo bergerak cepat menindaklanjuti laporan adanya minuman keras (miras) di Sky Biliard. (Foto: Istw)

Hibata.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo bergerak cepat menindaklanjuti laporan adanya minuman keras (miras) di Sky Biliard. Temuan tersebut sebelumnya diberitakan oleh salah satu media online lokal.

“Kami langsung menuju Sky Biliard pasca adanya laporan temuan Miras,” ujar Kepala Satpol PP Kota Gorontalo, Marwan Saleh, saat bersama jajaran mendatangi lokasi pada Selasa, 5 Mei 2026.

Scroll untuk baca berita

Marwan menuturkan, setibanya di lokasi, pihaknya langsung meminta keterangan dari pemilik usaha Sky Biliard. Dari hasil pemeriksaan awal, pemilik mengakui adanya permintaan dari pengunjung untuk menyediakan minuman beralkohol.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Stop Program Makan Bergizi Gratis Usai Ribuan Siswa Keracunan

“Dari pengakuan pemilik, ada customer meminta untuk disediakan Miras. Katanya, tak berselang lama datang petugas melakukan razia,” kata Marwan.

Baca Juga:  Proyek Jalan di Buntulia Barat Diduga Mangkrak, PPK: Itu Tanggung Jawab Suryaharto Polumulo!

Meski demikian, Satpol PP tetap mengambil langkah tegas dengan menutup sementara tempat usaha tersebut. Keputusan itu disebut sesuai instruksi Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang melarang keberadaan minuman beralkohol di tempat hiburan di wilayah kota.

Baca Juga:  BHR Kurir dan Ojek Online Cair Paling Lambat 7 Hari Sebelum Lebaran

“Kami juga akan memanggil pemiliknya hari ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Sky Biliard telah lebih dulu menerima sanksi penutupan dari Pemerintah Kota Gorontalo. Sementara itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) disebut belum mengeluarkan rekomendasi pasca penutupan tersebut.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel