Bolmut

SPI Sentil Pemda Bolmut, Jangan Cepat Pencitraan Tapi Lambat Melayani

×

SPI Sentil Pemda Bolmut, Jangan Cepat Pencitraan Tapi Lambat Melayani

Sebarkan artikel ini
Kepala Inspektorat Bolmut, Khristanto Nani/Hibata.id
Kepala Inspektorat Bolmut, Khristanto Nani/Hibata.id

| Paling sering ditanyakan:

Hibata.id, Bolmut – Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) seolah menjadi alarm pagi bagi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Pesannya sederhana, masih ada pekerjaan rumah yang belum tuntas. Terutama soal pelayanan publik yang seharusnya memudahkan warga, bukan malah membuat dahi berkerut.

Kalau warga harus bertanya dari meja ke meja hanya untuk mengetahui syarat sebuah layanan, situasinya tentu sudah mirip permainan berburu petunjuk.

Baca Juga:  Saiful Ambarak Bawa Tiga Agenda Daerah Bolmut ke Meja Kemendagri

Bedanya, ini bukan hiburan, melainkan urusan pelayanan publik.

Kepala Inspektorat Bolmut, Khristanto Nani, mengakui hasil survei tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk segera berbenah.

“Pengemasan informasi prosedur layanan secara jelas, mudah dipahami, dan interaktif menjadi langkah yang tepat,” kata Khristanto kepada Hibata.id, Rabu (13/05/2026).

Pernyataan itu secara tidak langsung menegaskan bahwa masih ada layanan yang informasinya belum cukup ramah bagi masyarakat.

Baca Juga:  Harapan Hidup Lebih Layak Terwujud, 537 Rumah Baru untuk Warga Bolmut

Di era ketika orang bisa memesan makanan hanya dalam hitungan menit lewat ponsel, mencari informasi pelayanan publik seharusnya tidak terasa seperti menyusun teka-teki.

Pemda Bolmut, menurut dia, perlu mempercepat digitalisasi pelayanan melalui aplikasi, media sosial, papan informasi interaktif, hingga kanal digital lain yang benar-benar aktif, bukan sekadar ada.

Sebab transparansi layanan bukan hanya soal tempelan prosedur di dinding kantor yang mulai memudar warnanya, tetapi memastikan masyarakat benar-benar memahami alur pelayanan tanpa harus mencari “jalur penerjemah”.

Baca Juga:  Kick-Off Bupati Cup 2026, Warga Bolmut Tumpah Ruah Dukung Tim Jagoan

Dengan keterbukaan informasi, masyarakat bisa mengurus kebutuhan administrasi dengan lebih pasti dan nyaman.

Di sisi lain, pembenahan pelayanan juga menjadi ujian budaya kerja birokrasi. ASN diharapkan tidak hanya cepat saat absen pagi, tetapi juga cepat saat melayani masyarakat.

“Pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat harus terus diperkuat,” ujarnya.

SPI kali ini setidaknya memberi pesan yang cukup jelas: publik ingin pelayanan yang sederhana, bukan yang membuat mereka pulang dengan pertanyaan baru.