Hibata.id, Boalemo – Riuh suara mesin balap menggema di Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Sabtu, saat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Bike dan Drag Race Region 5–6 Putaran II Gorontalo resmi dimulai.
Ribuan warga memadati arena sejak pagi. Mereka datang untuk menyaksikan langsung persaingan para pembalap dari berbagai daerah di Sulawesi hingga luar pulau yang turun di ajang otomotif bergengsi tersebut.
Bupati Boalemo Rum Pagau membuka langsung kejuaraan itu didampingi Wakil Bupati Lahmudin Hambali, Kapolres Boalemo, jajaran panitia, serta pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Atmosfer kompetisi terasa begitu hidup. Deretan kendaraan balap yang bersiap di lintasan, sorak penonton, hingga dentuman mesin yang saling bersahutan menciptakan suasana yang memikat perhatian pecinta otomotif.
Bagi Pemerintah Kabupaten Boalemo, kepercayaan menjadi tuan rumah event nasional ini bukan sekadar agenda olahraga. Rum Pagau menilai ajang tersebut menjadi bukti bahwa Boalemo mampu menghadirkan kegiatan berskala besar yang menarik perhatian publik luas.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua IMI Erwin Ismail dan seluruh panitia yang memilih Boalemo sebagai lokasi penyelenggaraan Kejurnas.
“Kepercayaan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Boalemo. Event nasional seperti ini menunjukkan daerah kami siap menjadi tuan rumah kegiatan besar, termasuk di sektor olahraga otomotif,” kata Rum Pagau.
Menurut dia, Kejurnas Drag Bike dan Drag Race juga membuka ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat di dunia otomotif secara terarah melalui kompetisi resmi.
Ajang seperti ini, lanjut dia, penting untuk mendorong lahirnya pembalap berbakat yang dapat berkembang ke level lebih tinggi.
“Kami ingin hobi otomotif bisa tersalurkan di jalur kompetisi resmi. Dari sini kami berharap muncul pembalap-pembalap yang membawa nama Boalemo, Gorontalo, bahkan Indonesia,” ujarnya.
Tidak hanya menghadirkan tontonan olahraga, kejuaraan tersebut juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Kehadiran peserta, kru tim, serta penonton dari berbagai daerah ikut menggerakkan aktivitas pedagang lokal, pelaku UMKM, jasa transportasi, hingga usaha penginapan.
Ketua panitia pelaksana Munasir Biya mengatakan penyelenggaraan perlombaan dilakukan dengan mengikuti regulasi IMI dan standar keselamatan yang berlaku.
Ia memastikan seluruh rangkaian pertandingan dirancang untuk menghadirkan kompetisi yang aman sekaligus kompetitif bagi para peserta.
Sepanjang hari, arena perlombaan terus dipadati penonton yang antusias menyaksikan aksi para pembalap di berbagai kelas.
Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap penyelenggaraan Kejurnas ini dapat memperkuat citra daerah sebagai salah satu lokasi potensial untuk event olahraga otomotif di Gorontalo maupun kawasan Indonesia Timur.













