Bone Bolango

Dasawisma Suwawa Timur Kembali Aktif, Diminta Genjot Peran Kader di Desa

×

Dasawisma Suwawa Timur Kembali Aktif, Diminta Genjot Peran Kader di Desa

Sebarkan artikel ini
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile saat memberikan arahan pada pengurus Dasawisma di sembilan desa Kecamatan Suwawa Timur untuk memperkuat peran PKK dalam pembinaan keluarga dan pelayanan masyarakat/Hibata.id
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile saat memberikan arahan pada pengurus Dasawisma di sembilan desa Kecamatan Suwawa Timur untuk memperkuat peran PKK dalam pembinaan keluarga dan pelayanan masyarakat/Hibata.id

Hibata.id, Bone Bolango Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bone Bolango merevitalisasi peran Dasawisma melalui pelantikan pengurus di Kecamatan Suwawa Timur, Kamis (21/05/2026).

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kembali struktur organisasi PKK hingga tingkat desa, menyusul menurunnya aktivitas Dasawisma di sejumlah wilayah di Kabupaten Bone Bolango.

Pelantikan itu dihadiri Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Ketua TP-PKK Bone Bolango Ruwaidah Mile, Tim Ahli Bupati, serta Camat Suwawa Timur. Pengukuhan tersebut melibatkan pengurus Dasawisma dari sembilan desa di kecamatan setempat.

Baca Juga:  Satgas MBG Bone Bolango Periksa Distribusi dan Kualitas Layanan di 14 SPPG

Ketua TP-PKK Bone Bolango Ruwaidah Mile meminta para kader yang baru dilantik untuk segera aktif menjalankan program kerja dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Ruwaidah mengingatkan pentingnya menjaga disiplin waktu dan produktivitas dalam menjalankan tugas organisasi.

“Saya berharap setelah pelantikan ini, jangan sampai semangat kita justru berhenti. Pengurus harus langsung bergerak, bekerja, dan hadir untuk masyarakat,” katanya.

Ia juga menggunakan analogi “tidur” untuk menggambarkan kondisi organisasi yang tidak aktif setelah pelantikan.

Baca Juga:  Tumbilotohe di Bone Bolango, Tradisi Cahaya yang Hangatkan Ramadan

“Yang tidak kita inginkan adalah tidur setelah dilantik. Dasawisma harus menjadi ujung tombak dalam membantu pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ruwaidah, Dasawisma memiliki fungsi strategis sebagai garda terdepan dalam pembinaan keluarga sekaligus wadah awal menampung aspirasi dan persoalan warga di lingkungan desa.

“Kalau ada persoalan di masyarakat yang disampaikan melalui ketua Dasawisma, tentu itu bisa menjadi pintu masuk untuk penanganan yang lebih cepat,” katanya.

Ia menegaskan revitalisasi Dasawisma menjadi langkah penting untuk memastikan program PKK berjalan efektif hingga tingkat akar rumput.

Baca Juga:  Apresiasi Program 'Bunga Desa' Bupati Bonebol, Warga: Sangat Terbantu

“Pelantikan ini kami lakukan untuk membentuk kembali Dasawisma yang mulai kurang aktif. Kami ingin PKK di Bone Bolango semakin kuat dan memberi manfaat nyata. Kalau bukan kita yang bergerak membangun daerah ini, siapa lagi,” katanya.

Revitalisasi tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, PKK, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan keluarga yang berkelanjutan di Bone Bolango.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel