Hibata.id, Bolmut – Ribuan warga Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, memadati Lapangan Inomasa untuk menunaikan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu 27 Mei pagi.
Sejak pukul 06.00 WITA, jamaah dari berbagai desa di Kecamatan Bintauna mulai berdatangan bersama keluarga ke lokasi pelaksanaan shalat.
Mereka mengenakan busana muslim terbaik, menciptakan suasana religius yang penuh kebersamaan pada momentum Hari Raya Idul Adha.
Lapangan Inomasa yang menjadi pusat pelaksanaan ibadah tampak dipenuhi jamaah hingga area sekitar lokasi. Cuaca cerah mendukung jalannya ibadah sehingga pelaksanaan shalat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Shalat Idul Adha dipimpin seorang imam, sementara khutbah disampaikan oleh Haibar Daeng Malaja dengan tema “Pengorbanan yang Mengantarkan Cinta Allah.”
Dalam khutbahnya, Haibar mengajak umat Islam meneladani keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai simbol kepatuhan, keikhlasan, dan pengorbanan kepada Allah SWT.
“Idul Adha bukan hanya tentang hewan kurban yang disembelih, tetapi tentang hati, keikhlasan, cinta, dan pengorbanan. Tidak semua orang mampu berkorban. Ada yang mampu membeli hewan kurban, tetapi belum mampu mengorbankan kesombongannya,” kata Haibar di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan bahwa makna Idul Adha tidak berhenti pada ritual ibadah, melainkan harus menjadi momentum introspeksi diri dan peningkatan kualitas keimanan.
Dalam khutbah tersebut, khatib turut mengutip sejumlah ayat Al-Qur’an, antara lain Surah Ash-Shaffat ayat 102, Ar-Ra’d ayat 28, dan Thaha ayat 124, serta hadis riwayat Bukhari, Muslim, dan Tirmidzi.
Sejumlah unsur pemerintah kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, pemuda, hingga pelajar turut menghadiri pelaksanaan ibadah tersebut. Kehadiran berbagai elemen masyarakat itu mencerminkan tingginya semangat kebersamaan warga Bintauna dalam merayakan hari besar keagamaan.
Panitia bersama aparat keamanan juga bersiaga di sejumlah titik untuk memastikan ibadah berlangsung tertib. Arus kendaraan di sekitar lokasi turut diatur guna mengantisipasi kepadatan akibat tingginya jumlah jamaah.
Camat Bintauna Arief Djahala menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Lapangan dipenuhi jamaah. Ini menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan kekompakan warga Bintauna,” ujar Arief.
Usai pelaksanaan shalat, jamaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat di seluruh area lapangan, sementara banyak warga memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi dengan kerabat dan sahabat.
Setelah ibadah selesai, sejumlah masjid dan panitia kurban di wilayah Kecamatan Bintauna mulai melaksanakan penyembelihan hewan kurban untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Perayaan Idul Adha di Kecamatan Bintauna tahun ini tidak hanya menjadi pelaksanaan ibadah tahunan, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kepedulian sosial antarwarga.














