Kota Gorontalo

Lantik 66 Pejabat, Adhan Dambea Tegaskan Tak Ada Titipan: Orang Saya Adalah yang Mau Kerja

×

Lantik 66 Pejabat, Adhan Dambea Tegaskan Tak Ada Titipan: Orang Saya Adalah yang Mau Kerja

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat melantik melantik 66 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, Jumat, 5 Juni 2026. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat melantik melantik 66 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, Jumat, 5 Juni 2026. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo tidak didasarkan pada kedekatan pribadi maupun titipan pihak tertentu. Menurutnya, pejabat yang dipilih adalah mereka yang dinilai memiliki komitmen dan kemampuan untuk bekerja melayani masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Adhan saat melantik 66 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, Jumat, 5 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Adhan menepis anggapan bahwa proses pelantikan dilakukan berdasarkan faktor kedekatan dengan kepala daerah. Ia menegaskan bahwa tidak ada istilah “orang dekat” dalam penempatan jabatan di pemerintahannya.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Harga dan Stok Bahan Pokok di Kota Gorontalo Dipastikan Aman

“Pejabat yang dilantik tidak ada titipan. Tidak ada orang saya. Orang saya adalah orang yang mau kerja,” kata Adhan.

Wali Kota dua periode itu bahkan mengaku tidak pernah menitipkan nama tertentu untuk menduduki jabatan tertentu. Ia menyebut Surat Keputusan (SK) pelantikan baru ditandatanganinya beberapa saat sebelum prosesi pelantikan berlangsung.

“Saya tidak pernah menitip orang-orang tertentu. SK-nya saja saya baru tanda tangan tadi jam setengah dua,” ujarnya.

Adhan meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) tidak membangun asumsi bahwa promosi atau rotasi jabatan dilakukan atas dasar suka dan tidak suka. Menurut dia, setiap keputusan yang diambil semata-mata mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga:  400 Keluarga di Kota Gorontalo Terima Bantuan Pangan Non-Tunai Daerah

“Jangan ada pemikiran bahwa saya senang dengan seseorang lalu diangkat, atau tidak senang lalu tidak diberi jabatan. Yang menjadi pertimbangan adalah bagaimana saudara-saudara mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik,” katanya.

Ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah hak yang melekat pada seseorang, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan negara.

Karena itu, seluruh pejabat yang baru dilantik diminta menunjukkan profesionalisme, kedisiplinan, integritas, serta kesungguhan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Baca Juga:  Adhan Dambea Siapkan Mal Pelayanan Publik, Semua Urusan Warga Gorontalo Bakal Terpusat

“Sebagai pejabat, tugas kita adalah melayani rakyat, bukan rakyat yang melayani kita,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penegasan arah kebijakan Pemerintah Kota Gorontalo dalam membangun birokrasi yang profesional, berorientasi pada kinerja, serta fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan pelantikan tersebut, Adhan berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru mampu bekerja lebih maksimal dalam mendukung program pembangunan dan mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Gorontalo.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel