Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo memperkuat upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS dan infeksi menular seksual (IMS) melalui kegiatan skrining kesehatan di sejumlah tempat hiburan malam. Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 13 Juni 2026, oleh Dinas Kesehatan Kota Gorontalo bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Gorontalo, dengan dukungan personel Polres Gorontalo Kota.
Skrining dilakukan pada malam hari sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala, sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap HIV/AIDS dan penyakit menular seksual lainnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Taufik Dungga, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara sukarela dengan menjunjung tinggi prinsip kerahasiaan serta perlindungan hak individu.
Ia mengungkapkan, dalam pemeriksaan awal ditemukan sejumlah pengunjung yang menunjukkan indikasi gejala infeksi menular seksual serta faktor risiko HIV. Namun, temuan tersebut masih bersifat skrining awal dan belum dapat dijadikan dasar diagnosis medis.
“Temuan ini masih berupa indikasi berdasarkan pemeriksaan awal. Seluruh peserta yang memerlukan tindak lanjut telah mendapatkan konseling dan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas kesehatan yang berwenang,” ujar Taufik.
Menurutnya, deteksi dini menjadi kunci penting dalam pengendalian HIV/AIDS karena memungkinkan penanganan dilakukan lebih cepat dan tepat.
Sementara itu, KPA Kota Gorontalo menegaskan bahwa kegiatan tersebut bersifat preventif dan edukatif, bukan untuk memberikan stigma kepada individu atau kelompok tertentu. Pemeriksaan kesehatan, kata mereka, perlu dipandang sebagai langkah perlindungan diri, bukan sesuatu yang harus ditakuti.
Dalam pelaksanaannya, Polres Gorontalo Kota turut melakukan pendampingan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.
Pemerintah Kota Gorontalo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi antara Dinas Kesehatan, KPA, dan kepolisian dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Pemerintah kota juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program edukasi, sosialisasi, serta layanan deteksi dini HIV/AIDS dan IMS di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan edukatif. Tujuannya bukan memberikan stigma, melainkan mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar perwakilan Kesbangpol.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Gorontalo berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya pencegahan penularan penyakit di wilayah tersebut.












