Kota Gorontalo

Tak Disiplin, Petugas Satgas PAD Kota Gorontalo Terancam Sanksi

×

Tak Disiplin, Petugas Satgas PAD Kota Gorontalo Terancam Sanksi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat memimpin apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Kamis, 17 Juli 2025. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat memimpin apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Kamis, 17 Juli 2025. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Sejumlah tenaga penunjang kegiatan daerah (TPKD) yang tergabung dalam Satuan Tugas Pendapatan Asli Daerah (Satgas PAD) Kota Gorontalo terancam dikenai sanksi. Mereka dinilai tidak disiplin dalam menjalankan tugas pengawasan pajak rumah makan dan restoran.

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyatakan kekesalannya saat memimpin apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Kamis, 17 Juli 2025. Ia menilai sejumlah petugas TPKD justru menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan dengan sering mangkir dari tugas dan memberikan alasan yang tak masuk akal.

Scroll untuk baca berita

“Akan kami langsung proses pemberhentiannya,” ujar Adhan dengan nada tegas di hadapan peserta apel.

Baca Juga:  Raih WTP Lagi, Adhan Dambea Minta Rekomendasi BPK Segera Ditindaklanjuti

Menurut Adhan, pengawasan terhadap penerimaan pajak daerah adalah bagian penting dalam upaya peningkatan PAD. Ia menyayangkan ketidakdisiplinan para petugas, terlebih mereka menerima honor dari anggaran yang bersumber dari PAD itu sendiri.

Baca Juga:  Terima Pimpinan Umat Katolik, Wawali Gorontalo Tegaskan Komitmen Toleransi

“Honorer di Satgas PAD itu digaji dari PAD. Kalau malas-malasan, ya tidak pantas dipertahankan,” katanya.

Baca Juga:  Lahan Mulai Dikosongkan, Kantor Wali Kota Baru Gorontalo Dibangun Januari 2027

Adhan juga mengaku prihatin terhadap nasib para tenaga honorer yang belum masuk dalam database nasional. Namun ia menegaskan, kebijakan tegas tetap harus diambil terhadap siapa pun yang tidak menunjukkan kinerja profesional.

“Kalau mereka juga nakal atau tidak disiplin, lebih baik dirumahkan saja. Kasih keluar saja,” tandasnya.