Hibata.id – Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026 tinggal menghitung hari. Sehari menjelang rangkaian kegiatan dimulai, persiapan di sejumlah lokasi utama telah mencapai sekitar 90 persen.
Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mengecek langsung kesiapan pelaksanaan GKK 2026 di halaman Grand Place Convention Center (GPCC) dan sejumlah ruas jalan yang akan menjadi bagian dari lokasi kegiatan, Kamis, 10 September 2026.
Di lokasi, pekerjaan fisik terus dikebut. Panggung utama dan panggung pertunjukan mulai terpasang. Sultan mengatakan persiapan di dalam gedung GPCC bahkan telah mencapai sekitar 95 persen.
“Persiapan yang dilakukan ini sudah mencapai 90 persen tahapannya. Sekarang sudah dilaksanakan pemasangan panggung, baik panggung utama maupun panggung pertunjukan,” kata Sultan.
Ia menargetkan seluruh pekerjaan fisik rampung pada Jumat, 11 September 2026. Setelah itu, panitia akan menggelar geladi pada siang hari untuk memastikan kesiapan teknis dan memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana.
“Kita berharap besok sudah final dan akan dilaksanakan geladi pada siang hari,” ujarnya.
Peninjauan Sultan juga menyasar ruas jalan di sekitar GPCC. Sejumlah akses masih ditutup sementara karena digunakan untuk aktivitas bongkar-muat material dan penyelesaian pembangunan panggung.
Sultan meminta masyarakat yang melintas di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan, baik pejalan kaki maupun pengendara.
“Kami berharap kepada seluruh pengunjung ataupun pejalan kaki dan kendaraan yang ada di lokasi ini untuk senantiasa berhati-hati karena ada beberapa jalan yang kami tutup sementara karena ada loading daripada pekerjaan untuk pembuatan panggung,” kata Sultan.
Menurut dia, pengaturan akses tersebut merupakan bagian dari kebutuhan teknis selama tahap akhir persiapan sekaligus untuk menjaga keselamatan masyarakat.
Salah satu akses yang terdampak adalah Jalan Andalas di depan GPCC. Sultan mengatakan jalan tersebut akan ditutup mulai Kamis malam dan diberlakukan selama kegiatan berlangsung.
Penutupan diperlukan karena sejumlah peralatan dan material masih harus dibongkar maupun dipasang di sekitar lokasi.
Panitia, kata Sultan, tetap menyediakan jalur alternatif selebar sekitar tiga meter yang dapat digunakan untuk akses darurat.
“Kami sarankan bagi para pengguna jalan yang akan melewati Jalan Andalas depan gedung GPCC untuk mencari jalur alternatif dan berhati-hati, jangan terlalu buru-buru,” ujarnya.
Masyarakat diminta menyesuaikan rute perjalanan selama penutupan berlangsung. Pengaturan lalu lintas ini dilakukan untuk menjaga keselamatan sekaligus memastikan persiapan GKK berjalan tanpa hambatan.
GKK dan Harvest Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11-13 September 2026. Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama panitia masih menyelesaikan sejumlah pekerjaan akhir di lokasi.
Tak hanya panggung dan venue yang dipersiapkan. Sekitar 400 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah tercatat ambil bagian. Mereka akan menempati area GPCC dan sepanjang Jalan Aryokatili.
Rangkaian kegiatan juga akan ditutup dengan penampilan penyanyi Yura Yunita pada 13 September 2026.
Sultan berharap seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai target. Dengan begitu, GKK 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan masyarakat untuk menikmati rangkaian kegiatan.












