Hibata.id – Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea kembali meninjau proyek revitalisasi Belle Li Mbui, Rabu, 7 Oktober 2026, sekitar pukul 11.00 Wita. Bangunan tersebut disiapkan Pemerintah Kota Gorontalo menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP).
Dalam peninjauan itu, Adhan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Meydi N. Silangen, serta sejumlah pejabat terkait.
Hasil peninjauan menunjukkan progres pekerjaan renovasi mulai terlihat. Sejumlah bagian bangunan dilaporkan hampir rampung. Pemerintah kota pun terus memacu penyelesaian pekerjaan agar revitalisasi berjalan sesuai jadwal.
Meydi mengatakan, pekerjaan renovasi dijadwalkan memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) pada 9 Oktober 2026. Sementara itu, pekerjaan interior baru saja menyelesaikan tahap pengukuran awal atau Mutual Check Nol (MC Nol).
“Untuk renovasi, PHO-nya tanggal 9 nanti. Untuk interior, baru saja selesai MC Nol,” ujar Meydi.
Ia menjelaskan, percepatan pekerjaan menjadi perhatian karena waktu pelaksanaan proyek terbatas, yakni hingga akhir Desember 2026.
Setelah kegiatan dzikir akhir tahun yang diselenggarakan Pemerintah Kota Gorontalo, Adhan dijadwalkan kembali meninjau hasil pekerjaan tersebut.
“Setelah acara dzikir akhir tahun yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo, Pak Wali akan meninjau hasil pekerjaan,” kata Meydi.
Revitalisasi Belle Li Mbui merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Gorontalo menyiapkan fasilitas Mal Pelayanan Publik. Kehadiran MPP diharapkan dapat mendukung integrasi berbagai layanan pemerintah sehingga masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan dalam satu lokasi.












