Parlemen

Gedung Koperasi Merah Putih Rampung 100 Persen, Anas Jusuf Sentil Isi Gerai

×

Gedung Koperasi Merah Putih Rampung 100 Persen, Anas Jusuf Sentil Isi Gerai

Sebarkan artikel ini
Gerai Koperasi Merah Putih Desa Kramat, Boalemo, rampung 100 persen. Anas Jusuf menyoroti kejelasan anggaran pengisian barang dan kesiapan operasional/Hibata.id
Gerai Koperasi Merah Putih Desa Kramat, Boalemo, rampung 100 persen. Anas Jusuf menyoroti kejelasan anggaran pengisian barang dan kesiapan operasional/Hibata.id

Hibata.id, Boalemo – Bangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KMP) di Desa Kramat, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, telah rampung dibangun.

Namun, selesainya pembangunan fisik belum serta-merta membuat koperasi siap menjalankan kegiatan usaha karena kebutuhan pengisian barang dan dukungan pembiayaan masih memerlukan kejelasan.

Persoalan tersebut menjadi perhatian Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ir. H. Anas Jusuf, M.Si., saat meninjau langsung gerai Koperasi Desa Merah Putih di Desa Kramat, Rabu (4/11/2026).

Baca Juga:  Ketua Deprov Gorontalo Beri Selamat Buat Pemprov Gorontalo Kembali Raih WTP

Berdasarkan hasil peninjauan, pembangunan fisik gerai koperasi tersebut telah mencapai 100 persen.

Capaian itu menandai selesainya pekerjaan pembangunan bangunan yang menjadi salah satu sarana pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat desa.

Meski demikian, Anas menilai penyelesaian bangunan harus segera diikuti dengan kesiapan operasional, terutama penyediaan berbagai barang kebutuhan dan perlengkapan pendukung usaha koperasi.

Menurut dia, keberadaan gedung yang telah selesai dibangun belum cukup untuk memastikan koperasi dapat memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat. Pengelola juga membutuhkan dukungan pembiayaan yang jelas agar dapat mengisi gerai dan memulai aktivitas usaha.

Baca Juga:  Jumat Berkah, Femmy Udoki Bagikan Sembako untuk Warga Desa Bintalahe

Hingga kunjungan berlangsung, sumber anggaran untuk pengadaan barang dan kebutuhan operasional gerai tersebut belum diketahui secara pasti.

Karena itu, Anas menilai pihak terkait perlu memberikan penjelasan mengenai skema pembiayaan agar tahapan berikutnya tidak terhambat.

Ia berharap pemerintah dan instansi terkait segera memastikan dukungan yang dibutuhkan, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana hingga pembiayaan pengisian gerai.

Baca Juga:  Ketua DPRD Gorontalo: Penurunan Anggaran Pokir 2026 Dampak Keterbatasan Fiskal

Menurutnya, keberlanjutan program Koperasi Desa Merah Putih tidak cukup diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan koperasi menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Anas Jusuf memantau pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, khususnya pengembangan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Boalemo.