Bone Bolango

Harga Pangan Bone Bolango Bergerak, Harga Cabai Rawit Naik Pedas

×

Harga Pangan Bone Bolango Bergerak, Harga Cabai Rawit Naik Pedas

Sebarkan artikel ini
Harga cabai rawit di Gorontalo naik menjadi Rp80.000 per kilogram pada awal Ramadhan 2026. Bawang merah, bawang putih, dan tomat juga mengalami kenaikan/Hibata.id
Harga cabai rawit di Gorontalo naik menjadi Rp80.000 per kilogram pada awal Ramadhan 2026. Bawang merah, bawang putih, dan tomat juga mengalami kenaikan/Hibata.id

Hibata.id, Bone Bolango Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Rakyat Talumopatu mengalami perubahan dalam pemantauan terbaru.

Dari 39 komoditas yang dipantau, tiga komoditas mengalami perubahan harga, yakni cabai rawit merah dan kacang tanah yang naik serta ikan tongkol yang mengalami penurunan.

Cabai rawit merah mencatat kenaikan paling menonjol, dari Rp133.333 menjadi Rp140.000 per kilogram.

Harga komoditas tersebut naik sekitar 5 persen dibandingkan pemantauan sebelumnya.

Sementara itu, harga ikan tongkol bergerak turun dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram atau berkurang sekitar 14,3 persen.

Baca Juga:  9.413 Pekerja di Bone Bolango Tak Dapat Lagi Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Penurunan tersebut menjadi salah satu perubahan terbesar dalam pemantauan harga kali ini.

Harga kacang tanah juga mengalami kenaikan, meski dalam kisaran lebih terbatas.

Komoditas tersebut bergerak dari Rp43.333 menjadi Rp45.000 per kilogram atau naik sekitar 3,8 persen.

Perubahan tersebut menunjukkan pergerakan harga di Pasar Rakyat Talumopatu belum berlangsung dalam satu arah.

Kenaikan terjadi pada komoditas hortikultura dan kacang-kacangan, sedangkan harga ikan tongkol justru menurun.

Baca Juga:  Perindag Bone Bolango Pastikan Stok Beras Mencukupi

Pada sejumlah komoditas pangan strategis lainnya, harga masih tercatat stabil. Beras Cap IR 64 berada di level Rp15.000 per kilogram, beras SPHP Bulog Rp12.000 per kilogram, Minyakita Rp15.700 per liter, gula pasir curah Rp19.000 per kilogram, serta daging sapi paha belakang Rp150.000 per kilogram.

Stabilnya sejumlah komoditas tersebut membuat perubahan harga pada tiga komoditas belum mengubah gambaran umum harga pangan yang dipantau di Pasar Rakyat Talumopatu.

Kenaikan harga cabai rawit merah tetap menjadi salah satu perkembangan yang perlu diperhatikan dalam pemantauan berikutnya.

Baca Juga:  Pjs Bupati Budiyanto Siap Jalani Aktivitas Pemerintahan di Bone Bolango

Perubahan harga komoditas hortikultura dapat berkaitan dengan kondisi pasokan dan distribusi, sehingga perkembangan harga pada pemantauan selanjutnya diperlukan untuk melihat arah pergerakannya.

Dengan kondisi tersebut, pemantauan harga bahan pokok di Pasar Rakyat Talumopatu masih menunjukkan dinamika pada komoditas tertentu, sementara sejumlah kebutuhan pangan lainnya relatif bertahan pada harga sebelumnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel