Bone Bolango

Sekda Bone Bolango Buka MTQ 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani

×

Sekda Bone Bolango Buka MTQ 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, hadir membuka kegiatan MTQ 2026/Hibata.id
Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, hadir membuka kegiatan MTQ 2026/Hibata.id

Hibata.id, Bone Bolango Suasana religius menyelimuti Masjid Al-Haq, Suwawa, saat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XII tingkat Kabupaten Bone Bolango tahun 2026 resmi dibuka, Senin (20/4/2026).

Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, hadir membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati Ismet Mile.

Dalam sambutannya, Iwan menyampaikan permohonan maaf dari bupati yang tidak dapat hadir karena tengah mengikuti rapat koordinasi nasional bidang pangan.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa perhatian dan dukungan pimpinan daerah tetap mengiringi pelaksanaan MTQ.

“Bupati dan Wakil Bupati menitipkan semangat agar kegiatan ini berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat,” kata Iwan.

Baca Juga:  Bupati Bone Bolango Tegaskan Gizi Ibu dan Anak Jadi Kunci Pengentasan Stunting 2025

Ia mengungkapkan, kehadirannya di tengah acara pembukaan bukan tanpa perjuangan. Dari Manado, ia menempuh perjalanan panjang menuju Gorontalo demi memastikan MTQ dapat dibuka tepat waktu.

“Perjalanan kurang lebih delapan setengah jam saya tempuh agar bisa bersama-sama membuka kegiatan ini. Ini bentuk komitmen kita terhadap syiar Islam,” ujarnya.

Iwan menilai MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan ruang pembinaan umat yang memiliki dampak jangka panjang.

Menurutnya, MTQ harus mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia pun mendorong agar pelaksanaan MTQ ke depan dimulai dari tingkat desa hingga kecamatan, sehingga proses pembinaan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Bupati Bone Bolango Tekankan Budaya Kerja dan Kesejahteraan Korpri

“Kalau dimulai dari bawah, suasana religius seperti Ramadan bisa terus kita hidupkan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, ia berharap MTQ dapat melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

“MTQ ini harus menjadi proses pembinaan, bukan sekadar lomba. Dari sini kita harapkan lahir generasi yang mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Gorontalo, Budianto Sidiki, memberikan apresiasi atas kesiapan Bone Bolango yang lebih awal menggelar MTQ tingkat kabupaten.

Baca Juga:  Bupati Ismet Mile Tegaskan Optimalisasi Pajak Daerah untuk Dongkrak PAD Bone Bolango

Menurut dia, langkah tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi MTQ tingkat provinsi yang saat ini tengah dipersiapkan.

“Kami sedang menyusun jadwal, dengan dua opsi pelaksanaan, yakni akhir Mei atau Juni 2026, menyesuaikan tahapan menuju tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar pelaksanaan MTQ tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga mampu memperkuat syiar Islam di daerah.

“MTQ ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bagian dari upaya bersama dalam membumikan Al-Qur’an,” kata Budianto.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel