Buton

Bupati Buton Tengah Akselerasi Program Energi, Pendidikan dan Ekonomi Biru

×

Bupati Buton Tengah Akselerasi Program Energi, Pendidikan dan Ekonomi Biru

Sebarkan artikel ini
Bupati Buton Tengah Azhari mengakselerasi program strategis di sektor PLTS, pendidikan, ekonomi biru, kelautan, perikanan, dan pariwisata/Hibata.id
Bupati Buton Tengah Azhari mengakselerasi program strategis di sektor PLTS, pendidikan, ekonomi biru, kelautan, perikanan, dan pariwisata/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo Bupati Buton Tengah (Buteng) Azhari mengakselerasi sejumlah program strategis pemerintah daerah untuk memperkuat pembangunan di sektor energi, pendidikan, kelautan, perikanan, dan pariwisata.

Azhari menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Buton Tengah dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Aula Rapat Kantor DPRD Buton Tengah, Labungkari, Jumat (14/8/2026).

Menurut Azhari, pemerintah daerah perlu menerjemahkan semangat kemerdekaan melalui kebijakan dan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur tidak cukup hanya menjadi slogan. Kita harus menerjemahkannya melalui kebijakan dan program yang dapat dirasakan masyarakat,” kata Azhari.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Buton Tengah Mazaluddin. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Muhammad Adam Basan, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, KPU, Bawaslu, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, serta insan pers.

Baca Juga:  Buton Tengah Salurkan Bantuan Pangan 2025, Bupati Tegaskan Tidak untuk PPPK

Buton Tengah Kembangkan Energi Terbarukan

Pada sektor energi, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Pembangunan PLTS tersebut direncanakan di tiga wilayah, yakni Talaga Besar, Kokoe, dan Wulu.

Azhari mengatakan program tersebut bertujuan memperluas akses listrik sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah yang masih membutuhkan penguatan infrastruktur energi.

“Pemerintah daerah terus mendorong penyelesaian tahapan pembangunan PLTS agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Buton Tengah Jadi Lokasi Percontohan Sekolah Nasional Terintegrasi

Di sektor pendidikan, Kabupaten Buton Tengah mendapat kepercayaan menjadi salah satu dari 17 lokasi percontohan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Indonesia.

Baca Juga:  Pemkab Buton Tengah Gandeng UICI Tingkatkan SDM Desa Berbasis Digital

Pemerintah Kabupaten Buton Tengah juga membangun gedung baru Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Program tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan akses pendidikan.

Dorong Ekonomi Biru dan Sektor Maritim

Sebagai daerah kepulauan, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah mengarahkan pengembangan ekonomi pada sektor kelautan dan perikanan.

Pemkab Buteng mendorong konsep transmigrasi maritim atau transmarine dengan mengembangkan budidaya lobster sebagai salah satu komoditas unggulan yang berorientasi pada pasar ekspor.

Pemerintah daerah juga memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui pendampingan program Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Terapung dan Desa Watolo.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi, pengelolaan usaha, serta pendapatan masyarakat nelayan.

Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan

Di sektor pariwisata, Pemkab Buton Tengah turut mendorong pengembangan Geopark Pulau Muna.

Baca Juga:  Bupati Buton Tengah Gelar Uji Kompetensi Pejabat, Ini Tujuannya

Kawasan tersebut memiliki potensi geologi, biologi, dan budaya yang dapat mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Pemerintah daerah berharap pengembangan kawasan geopark tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

Bupati Buton Tengah Perkuat Kolaborasi

Azhari menegaskan berbagai agenda pembangunan tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah pusat, dunia usaha, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Menurut dia, pemerintah daerah tidak dapat menjalankan seluruh agenda pembangunan secara sendiri.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kata Azhari, harus menjadi penguat semangat kerja bersama untuk mewujudkan Buton Tengah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel