Hibata.id – Dinas Sosial Kabupaten Buton Tengah (Buteng) turun langsung ke rumah-rumah warga untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki peluang mengikuti Program Sekolah Rakyat. Langkah ini dilakukan melalui asesmen lapangan guna mencocokkan data administrasi dengan kondisi riil masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, agar pelayanan sosial menjangkau hingga ke pelosok desa. Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terlewat hanya karena persoalan administrasi.
Pada Minggu (28/6/2026), tim Dinas Sosial yang terdiri atas Kamaluddin, S.Si., dan Mimi Herniyawati, S.A.P., melakukan penjangkauan di Desa Air Bajo, Kecamatan Mawasangka. Mereka mendatangi rumah calon siswa Sekolah Rakyat untuk memverifikasi data sekaligus melihat langsung kondisi sosial dan ekonomi keluarga.
Salah satu keluarga yang dikunjungi adalah keluarga Udin. Orang tua siswa berharap anaknya dapat mengikuti Program Sekolah Rakyat. Namun, berdasarkan data administrasi, keluarga tersebut masih tercatat pada desil 6 sehingga belum masuk kategori prioritas penerima program.
Hasil asesmen di lapangan justru menunjukkan kondisi ekonomi keluarga jauh lebih memprihatinkan dibandingkan data yang tercatat. Temuan itu menjadi dasar bagi Dinas Sosial untuk mengupayakan langkah-langkah sesuai ketentuan agar anak tersebut tetap memiliki kesempatan mengikuti Program Sekolah Rakyat.
“Asesmen lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan tidak hanya berpatokan pada data administrasi, tetapi juga berdasarkan kondisi nyata masyarakat. Dengan demikian, bantuan pemerintah dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran,” ujar Kamaluddin.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Sosial akan membantu keluarga tersebut melengkapi dokumen pendukung berupa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Dokumen itu diperlukan sebagai dasar penguatan usulan karena hasil asesmen menunjukkan keluarga tersebut layak memperoleh dukungan meski masih tercatat pada desil 6.
Dinas Sosial memastikan penjangkauan serupa akan terus dilakukan. Pada Senin (29/6/2026), tim kembali diterjunkan ke lapangan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung kebutuhan warga, serta memberikan solusi bagi keluarga yang membutuhkan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Buton Tengah, setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan. Keterbatasan ekonomi diharapkan tidak menjadi penghalang bagi mereka dalam meraih masa depan yang lebih baik.













