Hibata.id – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) terus memperkuat program daerah berbasis keagamaan dan pendidikan.
Salah satu wujud komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyerahan bantuan seragam kepada Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dan kelompok Majelis Taklim di Kecamatan Mawasangka.
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Buton Tengah Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si. dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Yakin, Mawasangka, Senin sore (19/1/2026).
Bupati hadir bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Buton Tengah Umi Noranah, S.Pd. serta Camat Mawasangka.
Sebanyak 250 pasang seragam Majelis Taklim disalurkan kepada para jamaah, yang mayoritas merupakan kaum ibu.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong semangat kebersamaan sekaligus memperkuat peran Majelis Taklim dalam syiar keagamaan di wilayah Mawasangka.
Dalam sambutannya, Bupati Azhari menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah terhadap Majelis Taklim tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sebagai bentuk penguatan nilai persatuan dan karakter masyarakat.
“Bantuan ini memiliki makna simbolis sebagai pemersatu. Majelis Taklim berperan penting dalam membina moral dan memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Bupati Azhari.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Buton Tengah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan secara berkelanjutan sejalan dengan visi Buton Tengah sebagai kota santri dan kota pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan pesan keagamaan mengenai peran strategis perempuan, khususnya ibu, dalam membangun ketahanan keluarga.
Menurutnya, keluarga yang harmonis menjadi fondasi utama terciptanya masyarakat yang kuat dan berkarakter.
“Ketahanan keluarga lahir dari kesabaran, ketulusan, dan doa seorang ibu. Doa ibu memiliki kekuatan luar biasa dalam menjaga keharmonisan rumah tangga,” katanya.
Bupati Azhari turut mengajak seluruh jamaah untuk tetap optimistis dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Setiap persoalan pasti ada jalan keluar. Jangan pernah lelah berdoa karena Tuhan selalu mendengar dan memberikan yang terbaik pada waktunya,” tutupnya.
Kegiatan penyerahan bantuan diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah antara pemerintah daerah dan anggota Majelis Taklim.
Momen tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Buton Tengah yang religius, berdaya saing, dan berkarakter.













