Kota Gorontalo

Canangkan Bulan Wawasan Kebangsaan, Adhan Dambea Ajak Warga Rawat Persatuan

×

Canangkan Bulan Wawasan Kebangsaan, Adhan Dambea Ajak Warga Rawat Persatuan

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea saat memimpin upacara dalam mencanangkan Bulan Wawasan Kebangsaan Tahun 2026. (Foto: Humas)
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea saat memimpin upacara dalam mencanangkan Bulan Wawasan Kebangsaan Tahun 2026. (Foto: Humas)

Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo resmi memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mencanangkan Bulan Wawasan Kebangsaan Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Taruna Remaja, Sabtu, 1 Agustus 2026, menjadi penanda dimulainya berbagai agenda kebangsaan sepanjang bulan kemerdekaan.

Pencanangan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Wali Kota Indra Gobel, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Nuryanto, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, lurah, aparatur sipil negara, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta tenaga outsourcing di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.

Dalam sambutannya, Adhan menegaskan bahwa Bulan Wawasan Kebangsaan bukan sekadar agenda rutin tahunan. Menurut dia, momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat rasa cinta tanah air sekaligus menjaga nilai persatuan di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat akibat perkembangan teknologi dan informasi.

Baca Juga:  Satgas PAD Kota Gorontalo Resmi Dikukuhkan, Fokus Garap Sektor Jasa

“Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia yang menempatkan persatuan dan kesatuan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, semangat nasionalisme harus terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujar Adhan.

Ia mengatakan, penanaman nilai kebangsaan menjadi semakin penting, terutama bagi generasi muda yang tumbuh di tengah derasnya arus informasi global. Nilai persatuan, menurutnya, harus tetap menjadi pijakan agar masyarakat tidak kehilangan identitas kebangsaan.

Adhan menyebut Kota Gorontalo memiliki modal sosial yang kuat dalam menjaga keharmonisan masyarakat. Salah satunya adalah falsafah adat Adat Bersendikan Syarak, Syarak Bersendikan Kitabullah yang selama ini menjadi nilai perekat dalam kehidupan sosial masyarakat Gorontalo.

Menurutnya, nilai tersebut telah berperan menjaga toleransi, memperkuat kebersamaan, serta membangun hubungan harmonis di tengah keberagaman masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen daerah, mulai dari aparatur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga pemuda, untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan Bulan Wawasan Kebangsaan. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol peringatan kemerdekaan, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga:  Kota Gorontalo Kembali Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi

“Sepanjang bulan Agustus ini mari kita isi dengan kegiatan-kegiatan yang membangkitkan semangat kebangsaan. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil perjuangan para pahlawan yang harus terus kita hargai dan teladani,” kata Adhan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Gorontalo juga menyampaikan rasa syukur atas capaian Kota Gorontalo yang masuk dalam daftar 10 besar kota teraman di Indonesia. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan buah dari kerja sama seluruh unsur masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan kondusif.

Adhan menegaskan, aparatur sipil negara memiliki tanggung jawab besar sebagai teladan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan warga terus diperkuat agar kondisi aman dan nyaman di Kota Gorontalo dapat dipertahankan.

Baca Juga:  Pemkot Gorontalo Beri Bonus ke Atlet Berprestasi di PON XXI Sumut-Aceh

Selain membahas agenda kebangsaan, Adhan juga memberikan apresiasi kepada Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Gorontalo Ismail Madjid dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo Mohamad Taufik Dunggio yang akan memasuki masa purna tugas.

Ia menekankan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti ketika seseorang menyelesaikan masa baktinya sebagai aparatur negara.

Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, Adhan Dambea secara resmi mencanangkan Bulan Wawasan Kebangsaan Tahun 2026. Momentum tersebut menjadi awal rangkaian kegiatan yang diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat nasionalisme serta mempererat persaudaraan masyarakat Kota Gorontalo dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel