Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo bersama Bank Tabungan Negara (BTN) membahas penguatan kerja sama, mulai dari akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga dukungan terhadap sistem pelayanan publik di daerah.
Pembahasan itu berlangsung dalam pertemuan silaturahmi Wali Kota Gorontalo Adhan dengan Direktur Commercial Banking PT Bank Tabungan Negara (BTN). Pertemuan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Nuryanto.
Nuryanto mengatakan pembicaraan dengan BTN tidak hanya mengevaluasi kerja sama yang telah berjalan. Pemerintah daerah juga membahas peluang pengembangan kolaborasi, terutama untuk memperkuat sektor UMKM.
Salah satu dukungan yang dibahas adalah akses permodalan bagi pelaku UMKM. BTN juga direncanakan memberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas para pelaku usaha.
“Terutama terkait pengembangan sektor UMKM, terutama dalam hal permodalan. Kemudian juga terkait dengan beberapa pelatihan-pelatihan nanti dengan UMKM yang akan disupport oleh Bank BTN,” ujar Nuryanto.
Menurut dia, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membantu pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan sekaligus meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan bisnis.
Selain sektor UMKM, Pemkot Gorontalo dan BTN membahas kemungkinan keterlibatan bank tersebut dalam sistem pembayaran layanan publik yang direncanakan dibuka pada tahun depan.
Nuryanto mengatakan BTN berpeluang mendukung mekanisme pembayaran sejumlah layanan secara terintegrasi. Dengan sistem tersebut, pembayaran berbagai jenis layanan publik diharapkan dapat dilakukan melalui mekanisme yang lebih sederhana dan tertata.
“Untuk satu poin untuk pembayaran yang terintegrasi dengan beberapa jenis layanan di pengelola pelayanan publik,” kata Nuryanto.
Rencana kerja sama tersebut masih akan ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis antara Pemerintah Kota Gorontalo dan BTN, termasuk mekanisme pembayaran serta bentuk dukungan yang akan diberikan.
Pemkot Gorontalo berharap kolaborasi dengan BTN tidak berhenti pada pembiayaan. Kerja sama tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui perluasan akses permodalan UMKM, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta kemudahan dalam mengakses layanan publik.
Dengan penguatan kolaborasi tersebut, pemerintah daerah ingin memastikan kerja sama dengan sektor perbankan tidak hanya bersifat administratif, tetapi turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Gorontalo.













